Klaten

Gus Dur Reborn Digelar IKA PMII Klaten

KLATEN, POSKITA.co – Dalam rangka mengenang jasa dan perjuangan KH Abdurrohman Wakhid alias Gus Dur ke-16, maka Ikatan Alumni (IKA) PMII Klaten mengadakan Sarasehan Sedulur Klaten di Pondok Pesantren Ulum Albab, Karanganom, Klaten Utara, Klaten, Jumat (2/1/2026) malam.

Ketua IKA PMII Klaten M Nuryadin Edy Purnama mengatakan, dalam acara ini ada puluhan tamu hadir dan mendengarkan secara langsung 4 orang narasumber, yaitu Ir. H. Ruslan Rosidi (anggota DPRD Klaten Fraksi PKB), Christiana Sri Andayani (Ketua WKRI Klaten), Dr. H. Kholilurrahman, MSi (Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Raden Mas Said Surakarta) dan Abdul Haris (Gusdurian Klaten).

“Niat kita adalah mengenang sosok Gus Dur yang selama ini menjadi idola masyarakat negeri ini, khusus kalangan warga nahdliyyin. Setiap celoteh atau fatwa Gus Dur selalu menentramkan masyarakat yang butuh keadilan dan perubahan nasib. Gus Dur ini menjadi Bapak Bangsa, mengawal keberagaman di negeri yang Bhinneka Tunggal Ika. Tema yang kita angkat adalah Gus Dur Reborn, warisan beragama yang santai tapi sampai,” ungkap Nuryadin.

Sementara itu, Ir. H. Ruslan Rosidi yang hadir mewakili Ketua DPRD Klaten H. Edy Sasongko yang dinas lain, mengaku bersyukur bisa nyambung silaturahmi dengan IKA PMII Klaten dan berbagai potensi lainnya di acara ini. Gus Gur bagi Ruslan adalah sosok ulama dan kiai yang sangat berpengaruh. Setiap langkahnya selalu menyejuhkan hati dan membuat kedamaian masyarakat negeri ini.

Gus Dur ini, jelas Ruslan Rasidi, menjadi inspirasi kaum muda. Secara kenyataan, Gus Dur ini menjadi inspirasi dan motivator bagi kalangan seniman dan tokoh muda untuk meneruskan semangat pluralism, toleransi dan keadilan sosial yang selalu digaungkan Gus Dur.

“Kita hadir di acara haul Gus Dur ini sama-sama mengingat Kembali akan ide gagasan Gus Dur tentang kebangsaan dan kemanusiaan. Jadi mengenang Gus Dur itu tak hanya sebatas sejarah saja, akan tetapi juga lebih relevan untuk masa kini,” ungkap Ruslan.

Di mata Ruslan, Gus Dur ini juga menjadi motivator dalam gerakan kebudayaan. Para seniman dan budayawan di negeri ini juga intens selalu berkolaborasi untuk mempromosikan nilai-nilai Gus Dur. Indonesia tentu bangga dengan kiprah Gus Dur yang membawa kedamaian dunia dalam keadaan apapun, baik senang atau duka, selalu dicontohkan untuk tetap santai. Hingga joke-nya Gus Dur “Gitu aja kok repot, menjadi kalimat peneduh masyarakat.

Lebih jauh Ruslan mengatakan, istilah Gus Dur Reborn adalah wujud kerinduan masyarakat pecinta Gus Dur dari berbagai kalangan, lintas iman dan lintas potensi atau profesi. Ini adalah cara merevitalisasi pemikiran Gus Dur dalam menghadapi tangan zaman.

“Kami menyambut baik agenda IKA PMII Klaten dengan mengadakan Haul Gus Dur dengan sarasehan. Semoga kita semua bisa melanjutkan perjuangan dan impian Gus Dur dengan Gerakan kebudayaan dan kebangsaan untuk kemajuan negeri,” pesan Ruslan. (Hakim)