Klaten

Sambut Hari Pahlawan 2026, INKAI Ziarah dan Resik-resik Makam Letnan II Dukut di Bukit Brumbung Krakitan

KLATEN, POSKITA.co – Didampingi pelatih dan orangtua mereka, tampak puluhan pelajar SD/SMP dan SMA yang ikut olahraga INKAI Ranting Estib dan Jotangan, terlihat mendatangi makam Letnan II Dukut di makam Brumbung, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Minggu (8/11/2026) pagi.

Mereka datang dengan penuh ceria usai Latihan INKAI atau karate di Ranting Estib dan Jotangan. Suasana langit yang cerah dan tidak mendung, membuat puluhan pelajar semangat menuju makam sosok pejuang Kemerdekaan yang gugur pada 18 Agustus 1947.

Saat ditanya redaksi, Asim Sulistyo, SPd, pelatih INKAI, mengaku bahagia bisa mendampingi anak-anak INKAI usai latihan berziarah ke makam Letnan II Dukut ini. Kebetulan setiap menjelang Hari Pahlawan, anak-anak INKAI Ranting Estib dan Jotangan mentradisikan berziarah ke makam pejuang kemerdekaan ini.

“Kita ajak anak-anak INKAI senang berziarah ke makam Letnan II Dukut ini agar dalam sanubari generasi muda tertanam semangat cinta tanah air dan tidak melupakan jasa para pahlawan. Kegiatan ini memang bertujuan menyambut Hari Pahlawan tahun 2026 dengan berziarah dan resik-resik makam Letnan II Dukut,” jelas Asim.

Letak makam Letnan II Dukut ini mudah dijangkau di sekitaran Dukuh Brumbung, Desa Krakitan. Dari masjid At Taqwa Krakitan (selatan Rowo Jombor) menuju arah selatan sekitar 100 meter dan saat ada tikungan pertigaan, ambil arah ke kiri atau naik ke bukit Brumbung sepanjang 300 meteran.

Kebetulan yang ikut selain anggota INKAI, juga ada beberapa orangtua yang sengaja ikut berziarah. Dari rumah sudah dipersiapkan membawa sapu dan sabit untuk bersih-bersih rerumputan yang ada di kompleks makam. Saaat berzirah, Asim Sulistya memimpin doa dan semuanya khidmat mengamininya.

Sementara itu, Simpe Sutrisno yang ikut dalam kegiatan ini, mengaku sudah berziarah sekitar 4 kali bersama anggota INKAI Ranting Estib dan Jotangan. Dengan senang ziarah makam para pahlawan, termasuk Letnan II Dukut ini, anak-anak INKAI tertanam jiwa patriotisme, disiplin dalam belajar dan punya daya juang tinggi raih prestasi.

“Kita harapkan anak-anak INKAI, bisa tertanam jiwa patriotisme, semangat disiplin dalam belajar dan memiliki daya juang tinggi meraih prestasi. Ziarah ini sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi para generasi muda paham atau tahu akan perjuangan para pahlawan,” ungkap Sutrisno.

Dan dari pantauan redaksi, di sisi dalam kompleks makam Letnan II Dukut ada dua makam besar yang merupakan pepunden Desa Krakitan. Menurut Asim Sulistyo, ada 2 makam sesepuh atau cikal bakal Desa Krakitan yang bersemayam, yaitu Makam Eyang Jati Kusumo bersama istrinya. (Kim)