Klaten

Bunda PAUD Kecamatan Gantiwarno dan Bunda PAUD Desa Duwet Raih Juara 1 Lomba Bikin Video Wajib Belajar PAUD 1 Tahun Prasekolah Disdik Klaten 2026

Keterangan Foto: Kepala Disdik Klaten Agus Setyawan Prasetyoko dampingi Pj. Sekda Klaten Jaka Purwanto dalam acara penyerahan hadiah lomba bikin video wajib belajar PAUD 1 tahun prasekolah di gedung Wanita Klaten, Jumat (30/10/2026) pagi.

KLATEN, POSKITA.co – Sekitar seminggu lalu, proses penilaian pembuatan konten video kampanye terkait wajib belajar (wajar) 1 tahun prasekolah yang diadakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten dilakukan oleh tim juri yang berjumlah 6 orang. Tim juri bekerja dengan penuh dedikasi tinggi, professional, kejujuran dan tanggungjawab.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Agus Setyawan Prasetyoko, SSTP MHum kepada redaksi di Gedung Wanita di sela-sela penyerahan hadiah kepada pemenang lomba, Jumat (30/10/2026). Acara penyerahan dihadiri seluruh peserta lomba, baik Bunda PAUD Kecamatan maupun Bunda PAUD Desa.

Lebih jauh dikatakan, untuk Bunda PAUD tingkat Kecamatan, peraih pemenang atau juara 1 adalah Bunda PAUD Kecamatan Gantiwarno atas nama Ny. Tri Winarni meraih juara 1 dengan nilai 542. Disusul juara 2 diraih Bunda PAUD Kecamatan Klaten Utara atas nama Ny. Jetty Kusumaningsih Dwi Karyanti dengan nilai 521,5. Dan juara 3 Bunda PAUD Kecamatan Cawas Ny. Rejeki Lumintu Joko Purwanto dengan nilai 499,6. Dan juara Favorit Bunda PAUD Kecamatan Wedi atas nama Ny. Nuryantini

Sedang untuk Bunda PAUD Desa, video bikinan Bunda PAUD Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Ny. Erna Yuli Hastuti meraih juara 1 dengan nilai 534,9. Disusul juara 2 Bunda PAUD Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko atas nama Ny. Wiwik Harjanti Heryanta dengan nilai 521,8. Dan juara 3 Bunda PAUD Desa Kwaren, Kecamatan Ngawen atas nama Ny. Diana Titis Hapsari dengan nilai 520,2. Dan Bunda PAUD Desa Mlese, Kecamatan Ceper Ny. Kholif Indra Bayu meraih juara Favorit.

Para Bunda PAUD Kecamatan yang raih juara foto bersama pejabat dan tamu yang hadir di gedung Wanita Klaten.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan berbagai pihak termasuk partisipasi para peserta lomba bikin konten video kampanye wajib belajar 1 tahun prasekolah untuk Bunda PAUD Kecamatan dan Desa. Termasuk kami ucapkan terima kasih kepada tim juri yang bekerja dengan baik selama penilaian,” jelas Agus Setyawan.

Dilaporkan, untuk peserta lomba konten video ini, Bunda PAUD Kecamatan yang mengirimkan video ada 13 Kecamatan dan ada 24 Bunda PAUD Desa yang mengirimkan video terkait kampanye ajakan kepada masyarakat agar putra-putri sejak dini masuk wajib belajar 1 tahun prasekolah.

Tim juri telah memutuskan hasil penilaian di ruang meeting Disdik Klaten pada Rabu (28/10/2026) pagi. Tim juri tersebut adalah Veronika Retno Setyaningsih, SKM MMR (Disdik Klaten), Raden Satrio Wibowo, SM (Disdik Klaten), Titi Rochmani, S.Tr.I.Kom (Diskominfo Klaten), B. Anom Dwi Nugroho (SMKN 1 Klaten), Kristian Apriyanta, SPd (Pokja Bunda PAUD Klaten) dan Muh. Subhan Abdul Hakim, SAg (Redaktur Joglo Pos yang juga Host Channel Youtube Kabarepiye).

“Kami ucapkan selamat bagi yang meraih juara dan tetap semangat bagi belum berhasil raih terbaik. Pada intinya, lomba kampanye bikin video wajib belajar 1 tahun prasekolah ini untuk kepentingan generasi kita. Sejak dini anak-anak sudah mengenyam pendidikan 1 tahun prasakolah lewat PAUD atau Kelompok Bermain (KB),” pesannya.

Para juara Bunda PAUD Desa foto bersama Pj. Sekda Klaten Jaka Purwanto, Kepala Disdik Klaten Agus Setyawan dan para tamu yang hadir di gedung Wanita Klaten, Jumat (30/10/2026) pagi.

Dalam penyerahan hadiah, sejumlah Camat dan pengurus TP PKK Kabupaten Klaten juga hadir dan mendukung program menarik dari Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Klaten ini. Dengan lomba ini, harap Agus, ke depannya keberadaan PAUD dan KB yang ada di Desa benar-benar membawa kemajuan yang signifikan.

Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten H. Jaka Purwanto, SSos MM yang hadir dalam acara penyerahan ini mengatakan, peran atau kiprah guru PAUD sungguh luar biasa. Sejak kecil dari tidak tahu apa-apa, sekarang tahu apa-apa. Dari nggak punya apa-apa, sekarang sudah punya apa-apa.

“Buat para guru PAUD, para Bunda PAUD, teruslah berkarya dan berkiprah demi mengawal anak-anak sejak usia dini di PAUD. Kalau mengajar anak usia SD, SMP atau SMA, jelas berbeda dengan mengajar anak PAUD. Luar biasa peran dan kiprah para Bunda PAUD, tetap semangat,” pesan Jaka Purwanto.

Terkait lomba pembuatan video ini, Jaka berpesan agar semangat mendidik anak usia dini di PAUD tetap digelorakan. Lomba ini merupakan bagian dari kampanye agar masyarakat bisa ikut andil mengarahkan anak-anak masuk PAUD sejak dini. Pemerintah bersama Dinas Pendidikan, masyarakat dan elemen lainnya, ikut andil berkolaborasi agar PAUD bisa berkembang pesat.

Dalam acara penyerahan hadiah lomba bikin konten video ini juga ada pemaparan materi oleh Sari Purnamawati dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah terkait progress report PAUD di Kabupaten Klaten. Para Bunda PAUD diminta siap menghadapi tantangan zaman yang begitu pesat.

Ikut menyerahkan penghargaan dan uang pembinaan, selain Pj. Sekda Klaten Jaka Purwanto, juga Kepala Disdik Klaten Agus Setyawan Prasetyoko, unsur Pimpinan TP PKK Kabupaten Klaten Ny. Jeki Jaka Purwanto dan Ny. Nani Srihadi unsur Pimpinan Dharma Wanita Klaten.

Inilah tim juri yang berperan dalam menentukan para juara di ajang lomba bikin konten video wajib belajar PAUD 1 tahun prasekolah Disdik Klaten tahun 2026.

Sekedar informasi, jelas Yuli Budi Susilowati, SH MH Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, untuk juara 1 mendapatkan uang pembinaan Rp1 juta, juara 2 dapat Rp800 ribu dan juara 3 dapat Rp500 ribu. Sedangkan juara favorit mendapatkan Rp750 ribu dan uang pembinaan ini hanya sekedarnya saja sebagai wujud perhatian.

“Semoga dengan adanya lomba pembuatan konten video kampanye wajib belajar PAUD 1 tahun prasekolah, akan mendorong para Bunda PAUD Desa maupun Bunda PAUD Kecamatan bisa bersinergi dalam memajukan lembaga PAUD yang ada. Anak-anak usia 3-6 tahun diarahkan bisa masuk ke PAUD, baik playgroup, KB atau pun TK, dengan dukungan orangtua,” pesan Yuli Budi. (Kim)