Sri Sudadi, SPd MMPd, Kepala SDN 1 Ceper yang Gigih Kawal Siswa Hebat Berkarakter
Keterangan Foto: Kepala SDN 1 Ceper Sri Sudadi, SPd MMPd foto bersama guru di depan sekolah dan tetap solid dalam mengawal kemajuan sekolah, Selasa pagi, 28 Juli 2026.
KLATEN, POSKITA.co – Saat ketemu dengan sosok pendidik ini tetap bahagia. Banyak cerita pengalaman menarik yang disampaikan jelang masa pengabdian berakhir secara kedinasan. Dia adalah Sri Sudadi, SPd MMPd, Kepala SDN 1 Ceper, Klaten. Pada 1 November 2026 mendatang, Sri Sudadi akan purna tugas dan masa pengabdiannya 35 tahun.
Sebelum menjadi Kepala SDN 1 Ceper, Sri Sudadi menjadi guru di SDN Gentan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo tahun 1991 dan menjadi Kepala SDN 1 Jambukidul, Ceper tahun 2014. Kemudian mutase menjadi Kepala SDN 1 Ceper sejak 2015 hingga saat ini. Saat ditemui redaksi, usai upacara Hari Jadi Klaten ke-222 di ruang kerjanya, Selasa (28/7/2026), Sri Sudadi banyak bercerita seputar pengabdiannya memajukan pendidikan.
“Pengabdian saya dari 1991 hingga purna tugas per 1 November 2026 mendatang 35 tahun. Insya Allah nanti jika sudah purna tugas saya akan buka toko kelontong dan lahan untuk toko sudah ada. Untuk informasi, dalam SPMB tahun ajaran 2026/2027 ada 63 calon siswa yang mendaftar dan yang lolos seleksi ada 56 anak. Siswa yang selebihnya tidak diterima, karena belum memenuhi kriteria umur. Kami saat ini memiliki 11 guru termasuk guru PAI dan PJOK,” ungkap Sri Sudadi.
Untuk ekstra sekolah di SDN 1 Ceper, antara lain pramuka, PMR, renang, karate, Polisi Cilik tak pernah absen di Lantas Polresta Klaten, dan secara insiden ada kesenian daerah berupa pentas ketoprak. Prestasi siswa tersebar di semua bidang dan SDN 1 Ceper ini rata-rata siswanya memang berkualitas dan tertanamkan akhlakul karimah secara kuat.
Terkait berbagai kejuaraan, jelasnya, sejak tahun 2015 mutasi ke SDN 1 Ceper, sampai saat ini tetap bertahan sebagai juara atau raih prestasu, baik lomba akademik maupun non akademik. Setiap ada kejuaraan, siswa SDN 1 Ceper insya Allah membawa pulang piala atau raih juara.
“Orangtua SDN 1 Ceper ini all out dan sangat mendukung dengan memberikan kontribusi yang luar biasa. Orangtua memberikan dukungan dalam bentuk moril maupun spirituil, serta bantuan lainnya. Sehingga SDN 1 Ceper bisa berkembang dengan baik dan semua program sekolah raih terbaik bisa berjalan membanggakan. Dulu jumlah siswa saat ini ada 375 anak sebelum ada pembatasan jumlah siswa, dan saat ini jumlah siswa kami dengan aturan baru tinggal 324 anak. Setiap kelas atau rombel, ada pengurus paguyuban orangtua bekerjasama dengan komite sekolah,” jelasnya mantap.

Dikabarkan pula, agenda pelaksanaan program belajar mengajar (PBM) untuk unggulan kelas 4, 5 dan 6, pada Senin-Kamis mulai pukul 07.00-14.00 WIBd dan untuk PMB Jumat-Sabtu mulai pukul 07.00-12.30 WIB.
Mayoritas siswa SDN 1 Ceper ini beragama Islam dan setiap sholat dzuhur anak-anak didampingi para guru shalat di Masjid Yaumi yang berada 50 meter dekat sekolah.
“Kami berkesan, pada tahun 1997 ada perintah MenPAN RI yaitu TB Silalahi, agar setiap Kecamatan dibentuk sekolah unggulan. Dan SDN 1 Ceper menjadi salah satu sekolah unggulan waktu itu. Ketua Komite Ibu Hj. Sugiarti yang tinggal di Karangmojo, Ceper juga sangat antusias mendukung program sekolah. Untuk siswa kami, ada yang tinggal di wilayah Pedan, Juwiring, Karangdowo, Polanharjo dan lainnya. Ini tandanya sekolah kami ini berkualitas dan berkarakter,” ungkapnya.
Lulusan atau alumni SDN 1 Ceper ternyata luar biasa dan salah satunya istri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, yaitu Fahrani yang merupakan warga Kurung, Ceper. Fahrani ini lulusan tahun 2004 dari SDN 1 Ceper. Sekolah berharap, jika ada kesempatan, Fahrani Hamenang yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Klaten bisa datang ke sekolah untuk bernostalgia masa sekolah dulu.
Lulusan siswa sekolah ini sebagian besar melanjutkan sekolah ke sekolah yang didambakan, antara lain ke SMPN 2 Klaten, SMPN 1 Klaten, SMPN 1 Delanggu, SMPN 1 Pedan dan sekolah lainnya. Dan anak-anak juga melanjutkan sekolah ke jenjang SMA favorit, seperti SMAN 1 Klaten, SMAN 2 Klaten, SMKN 1 Klaten dan lainnya. (Hakim)

