Angin Segar Buat Peternak! Bulog Guyur 78 Ton Jagung SPHP ke Solo Raya
Perum Bulog Surakarta mulai menyalurkan SPHP jagung untuk peternak ayam petelur di Solo Raya, pada Sabtu (9/5). (foto dokumentasi)
SOLO, POSKITA.co – Kabar gembira datang bagi para peternak ayam petelur di wilayah Solo Raya. Di tengah tingginya harga pakan di pasaran, Perum Bulog Surakarta resmi mulai menyalurkan jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga napas usaha para peternak lokal.
Penyaluran perdana ini dilakukan langsung oleh Direktur SPHP Badan Pangan Nasional (Bapanas), didampingi pimpinan Bulog Kanwil Jawa Tengah dan perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Jateng di Kompleks Pergudangan Krikilan, Sabtu (09/05/2026).
Langkah ini diambil sebagai respons atas melambungnya biaya pakan yang kerap mencekik para peternak mandiri. Direktur SPHP Bapanas, Maino Dwi Hartono, berharap program ini menjadi solusi konkret bagi peternak ayam petelur yang selama ini berjuang menghadapi fluktuasi harga pasar.
“Program SPHP Jagung ini diharapkan memberikan angin segar bagi peternak, mengingat harga pakan di pasar saat ini masih cukup tinggi,” ungkap Maino.
Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, jagung ini didistribusikan melalui skema koperasi. Berikut detail harga dan jumlah distribusinya: Total pesanan awal: 78 ton jagung (via aplikasi Klik SPHP Jagung). Penerima: Koperasi jasa pinsar petelur nasional Surakarta & Koperasi pinsar unggas nasional sejahtera Surakarta. Harga tebus koperasi: Rp5.000 per kg (di gudang). Harga maksimal ke peternak (HET): Rp5.500 per kg.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil Jateng, Sri Muniati, menegaskan bahwa harga ke peternak tidak boleh melebihi HET yang telah ditentukan agar manfaat subsidi benar-benar dirasakan.
Bagi para peternak yang meragukan kualitas jagung subsidi, tak perlu khawatir. Robi, perwakilan dari Koperasi Jasa Pinsar Petelur Nasional Surakarta, telah mengecek langsung kondisi fisik komoditas di Gudang Krikilan.
“Kadar airnya sangat kering dan kualitasnya bagus. Kami optimis ini akan sangat diminati oleh pasar peternak,” kata Robi.
Kabar baiknya lagi, stok jagung di gudang Bulog Cabang Surakarta masih sangat mencukupi, yakni mencapai 4.500 ton. Dengan stok yang melimpah, diharapkan stabilitas harga pakan di Solo Raya dapat terjaga dalam jangka panjang, yang pada akhirnya ikut menjaga harga telur tetap stabil di tingkat konsumen.
Tanto

