Sukoharjo

Prodi Kesmas Univet Kembangkan Mitigasi Kebakaran Melalui Inovasi Eco-Pesantren Cegah Kebakaran Dapur MBG Berbasis Literasi  Metakognitif

Foto: dokumentasi

SUKOHARJO, POSKITA.co – Kegiatan Pengabdian Masyarakat PMKU telah dilaksanakan di Ponpes AL-Huda Wonogiri dengan target santri yang sekolahnya terdapat MBG. Kegiatan ini dilatarbelakangi karena Pesantren sebagai institusi pendidikan berbasis komunitas memiliki posisi strategis dalam penguatan literasi konsep eco-pesantren menjadi salah satu pendekatan yang relevan.

Aktivitas dapur MBG di ponpes AL Huda untuk memenuhi konsumsi santri yang berlangsung setiap hari dengan skala penyediaan makanan jumlah besar  berpotensi risiko bahaya keselamatan. Oleh karena itu,  Prodi Kesmas Univet Kembangkan Mitigasi Kebakaran Melalui Inovasi Eco-Pesantren Cegah Kebakaran Dapur MBG Berbasis Literasi  Metakognitif.

Pengabdian Masyarakat PMKU materi inti diisi oleh Ibu Nur Ani, S.K.M., M.Sc.
Bapak Iwan Ristanto, S.T., M.T dan Bapak Djatmiko Hidajat, M.Pd.

Kegiatan PKM yang dilakukan berupa sosialisasi terkait potensi bahaya K3 Kebakaran dan upaya pencegahannya, serta praktek simulasi tanggap darurat mematikan API dengan APAR. Selain itu, Pengabdi juga memberikan bantuan APAR sebagai bentuk kepedulian dalam upaya pencegahan kebakaran dan membantu membuatkan denah penempatan APAR serta layout jalur evakuasi.

Kegiatan PKM dimulai dengan penilaian pretes, dilanjutkan materi inti oleh Ibu Nur Ani, S.K.M., M.Sc. dibantu oleh tim pengabdi dosen Bapak Iwan Ristanto, S.T., M.T dan Bapak Djatmiko Hidajat, M.Pd. Kemudian dilanjutkan Praktek Pemadaman API dengan APAR dan praktek pemadaman api dari  Tabung Gas dari dapur MBG. 

Praktek simulasi tanggap darurat mematikan API dengan APAR

Kegiatan PKM ini diikuti oleh 68 orang yang terdiri dari santriwan dan santriwati. Para santri sangat antusias dalam kegiatan simulasi tanggap darurat. Para santri juga diajarkan dalam hal literasi terkait pengetahuan kebakaran dan belajar berpikir secara kognitif untuk lebih kritis dan hati-hati dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran di area ponpes khususnya risiko kebakaran dari dapur MBG. Adapun evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan penilaian pengetahuan dengan nilai rata-rata pretes 75,8 dan nilai rata-rata postes 97,94.

Berdasarkan kegiatan PKM ini para tim pengabdi berharap “Dari dapur yang aman lahir keberkahan. Dari ilmu yang diamalkan tumbuh keselamatan. Bersama Eco-Pesantren, kita wujudkan budaya sadar risiko demi kemaslahatan bersama.”

Ucapan terima kasih kepada LPPM Univet Bantara Sukoharjo yang telah memberikan bantuan kegiatan, CV Shribijak Kembang Sepasang yang telah mensupport kegiatan praktikum dan Ponpes Al Huda Wonogiri yang telah berkenan menjadi Mitra dalam kegiatan PMKU.

Cosmas/*