Klaten

KADIN Klaten Berupaya Hadir Kawal UMKM Tetap Eksis

Keterangan Foto: Ketua KADIN Klaten Umardhani bersama Dr. Agus Yulianto dan Abdul Hakim (keduanya pengurus KADIN Klaten) bertemu Dyah Reny Susanti pelaku usaha Kemudo dalam sharing informasi terkait UMKM.

KLATEN, POSKITA.co – Perjuangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Klaten tak pernah pudar. Semangat untuk hadir dan mendorong bagi kemajuan perdagangan dan perindustrian di wilayah Klaten, termasuk keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKKM). KADIN harus hadir dan ikut berkontribusi dalam pemikiran atau ikut memberikan manfaat secara kelembagaan.

Hal ini dikatakan Ketua KADIN Klaten Umardani, SSos MH saat wedangan dan silaturrahmi pengurus KADIN Klaten di Rumah Makan Dapur Istimewa depan Masjid Ungu, Barenglor, Klaten Utara, Jumat (17/4/2026) malam. KADIN Klaten setidaknya tetap hadir dan memberikan ide-ide pemikiran kepada Pemkab Klaten dalam menghadapi tantangan yang semakin besar ini.

Dikatakan pula, pasca pandemic Covid-19, rakyat Klaten ternyata tertantang dengan keadaan ekonomi dan bidang lainnya. Tuntutan keluarga, akhirnya membuat masyarakat, khususnya kaum perempuan berpikir keras bisa mendapatkan pemasukan atau pendapatan. Ada yang jualan cilok, bakso, es dawet, buka warung soto, angkringan, warung lesehan dan lainnya.

Tapi yang terasa era saat ini, untuk pemasaran sebuah produk lebih banyak yang menggunakan jasa online atau jual-beli produk secara online. Warga tak punya pabrik atau perusahaan, tapi bisa menjualkan produk atau menjadi reseller atau ngetrendnya menjadi affiliate.

“Memang baru trend saat ini warga atau anak-anak muda menjadi affiliate di Tik Tok misalnya. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi pengusaha pertokoan baju, sepatu atau produk lainnya yang masih terapkan penjaulan offline. Kebangkitan warga dalam bidang ekonomi perlu didukung pemerintah, antara lain dengan mengadakan pelatihan-pelatihan,” jelas Umardani yang jadi Ketua KADIN Klaten periode 2021-2026.

Hadir dalam acara wedangan ini pengurus KADIN Klaten Dr. Ir. Agus Yulianto, ST MT, Sekretaris Program Studi S2 dan S3 Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Solo (UMS) dan Abdul Hakim (bidang Media Komunikasi KADIN Klaten). Juga hadir Dyah Reny Susanti (salah satu perempuan hebat pegiat UMKM di Kemudo, Prambanan).

Agus Yulianto yang tinggal di Batur, Ceper, dan berkecimpung pula dengan para pengusaha cor baja, mengharapkan, tantangan zaman semakin berat. Berbagai perusahaan industry berlomba-lomba dalam inovasi dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas. Jaringan pasar juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha atau pengusaha.

KADIN Klaten sharing informasi bersama pelaku UMKM sambil nglarisi kuliner RM Dapur Istimewa Klaten.

“Setiap ada CFD di Kota Klaten hari Minggu, saya melihat banyak UMKM dari berbagai daerah hadir menjual aneka produk, baik makanan, minuman, fashion, hewan dan lainnya. Warga yang antusias dalam CFD ini juga perlu didorong pemerintah dalam pengembangan usaha ke depannya,” pesan Agus yang sering dampingi putrinya jualan Mouchi Finyummy depan Kodim Klaten.

Sementara Dyah Reny Susanti yang tak lain istri mendiang Hermawan Kristanto (alm) mengaku masih terus berjuang dalam usaha abu sekam di Kemudo dan sekitarnya. Pemanfaatan abu sekam bisa menyuburkan tanah dan tanaman juga semakin tumbuh subur. Selain itu, Reny juga berusaha aktif dengan berbagai lintas jaringan lainnya dalam upaya pemberdayaan perempuan. (Hakim)