Cacth & Pakel Madu Cafe Karangpakel, Tempat Nyaman Kulineran dan Memancing
Keterangan Foto: Kades Ponidi bersama ownernya Mas Atim foto bersama para pemancing mania di tempat kulineran ini pekan lalu.
KLATEN, POSKITA.co – Bagi masyarakat yang kebetulan lewat Polsek Kalikotes, Klaten ke arah Wanglu sekitar 100 meter, di sisi selatan jalan, ada blumbang atau kolam pemancingan dan cafe. Beberapa tahun lalu BUMDes Karangpakel, Trucuk, yang mengelola blumbang ini dan karena tak terurus akhirnya disewakan ke pihak lain.
Saat ini, blumbang yang dikemas menjadi ajang pemancingan ini dikelola oleh Sartim alias Mas Atim yang asli dari Jakarta. Bersama Suratmi, istrinya yang asli Wanglu, Trucuk, Atim mengelola blumbang dan juga bangunan yang ada di sisi selatan blumbang menjadi tempat kulineran. Namanya usahanya Catch & Pakel Madu Cafe Karangpakel, Trucuk, yang baru beberapa pekan mulai digarap dan eksis dibuka melayani masyarakat.
“Kita konsepnya menciptakan tempat pemancingan yang nyaman dan sewaktu-waktu masyarakat bisa datang ke sini untuk memancing. Kita sediakan bagi warga yang mau mancing ada joran lengkap. Kita pasang tarif memancing di sini Rp25 ribu. Kalau dapat ikan bisa dibawa pulang dan kalau mau dimasak atau digoreng, tim masak kami siap,” jelas Mas Atim saat ditemui redaksi di lokasi, Sabtu (18/4/2026) malam.
Sekitar pekan lalu, Catch & Pakel Madu Cafe Karangpakel mengadakan lomba memancing dengan sejumlah hadiah menarik. Direncanakan setidaknya sebulan dua kali akan diadakan mancing galatama di blumbang Catch & Pakel Madu Cafe ini dengan harga yang nyaman di saku.
Bagi pecinta memancing, bisa datang saat kulineran ini buka dari pukul 09.00 hingga pukul 21.00 WIB. Kalau malam Minggu, biasanya bisa sampai jam 23.00 WIB sesuai selera pemancing atau pengujung cafe yang dating. Menunya yang disiapkan di tempat ini variatif, dari aneka bakmi, nasgor, ayam, ikan dan lainnya. Dan minumannya juga disediakan bervariasi, termasuk disediakan kopi yang sedap rasanya.
Sementara itu, Kepala Desa Kalikotes Ponidi, SM yang kebetulan saat wawancara berada di blumbang dan menikmati indahnya malam minggu di pinggir blumbang, mengaku sangat nyaman dan istilah jawanya krasan alias betah nongkrong di kulineran baru ini. Kalau ada Waktu longgar, dipastikan Ponidi akan singgah di warung yang termasuk recommended.
“Di sini tempatnya nyaman, tenang dan didukung suara lantunan musik. Ada tempat pertemuan dengan jumlah terbatas sekitar 15-20 orang di dalam. Sedang di luar bangunan dekat blumbang ada sejumlah gazebo atau tempat duduk yang nyaman. Sambil menikmati indahnya alam di petang hari atau malam hari dan saksikan orang memancing,” ungkap Ponidi.

Dikatakan pula, lokasi kulineran ini juga bisa menjadi tempat pertemuan paguyuban kades atau elemen lainnya. Pengelola tempat pemancingan dan kulineran ini kebetulan masih keluarga Kades Kalikotes Ponidi. Dibenarkan pula, kalau beberapa tahun lalu BUMDes Karangpakel pernah mengelola dan akhirnya mangkrak.
Oleh keponakannya ini, akhirnya Blumbang pemancingan ikan dan kuliner dikemas dengan suasana berbeda. Untuk luasan kolam pemancingan berukuran 40×80 meter dan luasan semuanya (termasuk bangunan cafe, tempat parkiran dan tempat bermain anak-anak sekitar 4 ribu meter persegi.
“Bagi pemancing di kolam atau blumbang, jangan khawatir, ikannya masih banyak, termasuk ada ikan nila, bawal dan kotes. Kebanyakan yang datang mancing sambal nikmati kuliner di sini petang hari hingga malam hari. Kalau saat ajang lomba mancing galatama, dipastikan akan mbludak pesertanya,” jelas Ponidi. (Hakim)

