Pendidikan

Warga Antusias, 250 Takjil Disebar di Depan SD Muhammadiyah 1 Solo

SOLO , POSKITA.co – Kantor Layanan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (KL Lazismu) SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo tebar sebanyak 250 paket takjil di Jalan Kartini No 1 Barat Pura Mangkunegaran, Rabu (4/3/2026).

Takjil dibagikan kepada pengendara sepeda motor, sopir angkutan, warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Sekolah memberi surat perintah kepada 10 guru karyawan terpilih mulai dari Ahmad Syaifuddin, Sutrisno, Ishayati, Dwi Jatmiko, Joko Santoso, Dyah Ayu Ratnaningsih, Dafit Mursidi, Baruno Nasution, Anita Prabawati Pertiwi, dan Yudi Supriyadi untuk ikut berbagi dan berkolaborasi sebanyak 8 orang dari KL Lazismu.

“Alhamdulillah, hari ini kami siapkan 250 paket takjil. Semoga dirahmati Allah,” ujar Kepala Sekolah Sri Sayekti.

Kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari komitmen dakwah sekolah Muhammadiyah yang berdiri sejak 1935 ini. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Warga yang menerima takjil tampak antusias dan menyampaikan terima kasih.

“Gerimis tak surutkan teman-teman di lapangan untuk berbagi takjil gratis. Walaupun sederhana, semoga bisa membantu pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba,” bebernya, sambil tersenyum.

Ramadan merupakabn syahru sadaqah, bulan di mana banyak bersedekah. Dalam hadis qudsi disebutkan, Rasulullah adalah manusia paling dermawan, dan kedermawanan beliau meningkat di bulan Ramadan.

Ramadan juga menjadi syahru ukhuwwah, bulan persaudaraan yang di dalamnya banyak kegiatan sosial. Buka bersama, menurut kepala sekolah senior itu, awalnya merupakan pengamalan hadits Nabi: “Barang siapa yang memberi makan orang yang berbuka, dia mendapatkan pahala sama dengan mereka yang berbuka tanpa mengurangi pahala.”

Terkait program unggulan sekolah karakter di bulan Ramadan meliputi santunan yatim berupa uang saku dan bingkisan, kado ramadan berupa bingkisan lebaran yang diberikan kepada dhuafa, ojol, guru, dan lain sebagainya.

“Juga tebar takjil (makanan berbuka dan sahur). Harapannya, program Ramadan Berbagi ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari gerakan bersama menebar kebaikan dan memperkuat semangat gotong royong yang berkemajuan, smart, religious, healty dan kreatif,” pungkasnya.*

Cosmas