Camat Ngawen Poniran Himbau Generasi Muda Tidak Terlibat Geng Klitih
KLATEN, POSKITA.co – Bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M ini bisa menjadi bulan mulia dalam memotivasi diri dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. Ibadah di bulan Ramadhan ini pahalanya berlipat ganda dan umat Islam bisa memanfaatkan dengan baik.
Hal ini dikatakan Camat Ngawen, Klaten, H. Poniran, SIP saat ditemui redaksi di ruang kerjanya, Jumat (27/2/2026) siang. Untuk agenda kegiatan tarawih keliling di wilayah Kecamatan Ngawen, ada 2 masjid yang menjadi lokasi tarling, yaitu masjid Gedhe Desa Drono pada Selasa, 3 Maret 2026 dan masjid utara Rest Area Desa Manjung pada Selasa, 10 Maret 2026.
Terkait maraknya aksi geng klitih, Poniran mengajak dan menghimbau masyarakat agar selalu mewaspadai tindakan sekecil apapun ulah anak muda yang berbuat onar atau kejahatan. Di wilayah Kecamatan Ngawen ini harapannya tidak ada aksi geng klitih dan generasi muda di semmua desa bisa menjauhi prilaku berbuat jahat atau melakukan perusakan.
“Kita terus menghimbau kepada para Kades yang ada di wilayah Kecamatan Ngawen untuk menekankan dan menyosialisasikan cegah tindak anarkhis seperti aksi adanya geng klitih. Kalau ada bibit-bibit anak muda yang masuk ke kelompok geng klitih bisa diberikan bimbingan dan diajak bertaubat. Geng klitih itu justru arahnya anarkhis dan mengganggu ketertiban masyarakat,” pesannya.
Beberapa waktu lalu, Polres Klaten juga mengedarkan brosur himbauan kepada masyarakat melalui medsos agar Klaten ini tercipta situasi keamanan dan ketertiban. Salah satunya menghimbau anak muda tidak bermain petasan, tawuran pakai sarung, mengendarai sepeda motor dengan knalpot brong dan konvoi mencari musuh.
Camat Poniran meminta Ketua RT/RW, anggota Linmas, Karang Taruna atau pemuda desa se Kecamatan Ngawen, bisa menggiatkan keamanan dan ketertiban. Di saat bulan puasa Ramadhan ini, harap Poniran, bisa menjadi tonggak memacu jiwa anak muda atau generasi muda untuk lebih bijak dalam melangkah dan bersikap.
“Justru bulan suci Ramadhan ini bisa diisi dengan kegiatan yang positif, bukan sebaliknya malah berbuat jahat atau anarkhis. Masyarakat bisa menghidupkan kegiatan masjid atau musholla, seperti shalat tarawih berjamaah, tadarusan Al Qur’an, bagi takjil gratis dan sedekahan lainnya,” pesan Poniran yang bulan Mei 2027 akan purna tugas. (Hakim)

