PendidikanSoloraya

Siswa Kelas IV dan V SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Sukses Ikuti English Camp 2026

SOLO, POSKITA.co – Sebanyak 146 siswa kelas IV dan V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan English Camp di Arrohman English Center, Tulungrejo, Pare, Kediri, Selasa hingga Jumat (26 hingga 30 Januari 2026).

Mengangkat tema “English Adventure Learn and Play in Pare”, kegiatan ini juga diikuti tiga belas guru pendamping yang bertugas menjembatani kebutuhan siswa dengan orang tua serta memberikan dukungan langsung untuk belajar mandiri dalam proses pembelajaran.

Ketua panita English Camp 2026, Slamet Rismiyadi, menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu program sekolah yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali dengan tujuan untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam belajar bahasa Inggris secara interaktif dan menggembirakan.

“Lingkungan di Kampung Inggris Pare sangat mendukung untuk mempercepat penguasaan bahasa secara intensif, kami yakin tingkat kepercayaan diri dalam berkomunikasi para siswa akan meningkat dengan adanya program English Camp ini. Metode belajar di sini juga sangat interaktif sehingga kemampuan grammar, speaking, dan pronunciation lebih fasih dan terasah,” terangnya, Jumat, 30 Januari 2026

Hari pertama, kegiatan English Camp dimulai dengan seremonial pembukaan yang meriah. Peserta diserahkan kepada Tim Arrohman English Center yang siap memandu dalam petualangan memperoleh pembelajaran bahasa Inggris.

Pembagian kelompok berdasarkan jenis kelamin, putra terdiri dari lima kelompok dan putri juga ada lima kelompok. Setiap kelompok beranggotakan 13 – 15 siswa dan didampingi satu orang tutor dari Tim Arrohman English Center.

Materi inti hari pertama berupa kemampuan mengembangkan vocabulary melalui aktivitas menarik seperti introduction dan practice speech. Setiap siswa akan diberikan kesempatan ke depan untuk berkenalan dan berbagi pengalaman dalam bahasa Inggris. Tak hanya sampai di situ, mereka juga diberikan tips cara menumbuhkan rasa percaya diri ketika tampil di depan umum.

Hari kedua, peserta English Camp mengikuti kegiatan outing class ke Candi Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kediri. Selain menjadi ajang refreshing, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan sejarah dan dijadikan wisata edukasi dan budaya.

Kegiatan menarik yang dilakukan peserta English Camp di Candi Tegowangi diantaranya: kompetisi dalam adu keterampilan berbahasa Inggris, permainan edukatif yang memasukkan unsur sejarah dan bahasa Inggris serta memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai sejarah dan budaya lokal.

Kegiatan ini dikemas santai dan menyenangkan, terlihat senyum ceria peserta English Camp semakin terpancar saat mobil es krim datang ke lokasi acara. Setiap murid diberi kesempatan untuk menikmati satu cup es krim sesuai rasa yang mereka sukai. Meski antrean mengular, peserta English Camp tetap tertib menunggu giliran untuk dilayani.

Keseruan tak berhenti di sini, hari ketiga merupakan puncak perayaan rangkaian kegiatan English Camp yang dinamai farewell party. Momentum ini penuh makna, menguras emosi, dan mengukir kenangan indah bagi peserta English Camp. Semua berkumpul dan berpelukan untuk merayakan kesuksesan penyelenggaraan kegiatan English Camp.

Bakat serta kemampuan berbahasa Inggris peserta English Camp juga ditampilkan di sini, ada yang berperan sebagai pembawa acara, adu keterampilan story telling dan singing serta mempresentasikan pengalaman pribadi dalam tutur bahasa Inggris.

Kegiatan penutup pun tiba, kata pamit dan salam perpisahan mulai diucapkan Tim Arrohman English Center. Tangis haru mulai menyelimuti, janji yang terucap untuk untuk giat berlatih mengembangkan kemampuan bahasa Inggris akan dilaksanakan saat kembali ke Kota Solo.

Salah satu peserta English Camp, Danendra Maheswara Hadinoto, merasa bangga dan terharu dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini.

“Belajar bahasa Inggris secara praktis di lingkungan yang berbahasa Inggris itu luar biasa. Pengalaman unik dan menarik, kita dibiasakan untuk berdialog menggunakan bahasa Inggris dengan tutor, teman serta ustaz-ustazah. Kita juga ditantang untuk selalu berpartisipasi aktif dalam diskusi yang digelar supaya menambah pengetahuan dan pengalaman hidup,” ucapnya. (Arya)