Kampanye #PerkuatDiriJagaNegeri oleh PERHUMAS Indonesia untuk Meningkatkan Imunitas Masyarakat di Masa PPKM

Spread the love

SOLO, poskita.co – Tingginya kasus Covid-19 di Indonesia menyebabkan pemerintah pusat mencanangkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal ini sangat berdampak besar bagi seluruh sektor baik pariwisata, pendidikan hingga ekonomi. Untuk meningkatkan imunitas masyarakat Indonesia di masa pandemi PPKM, PERHUMAS Indonesia berkolaborasi dengan PERHUMAS Muda daerah seluruh Indonesia membuat campaign #PerkuatDiriJagaNegeri.

Awal tercetusnya ide dari Campaign #PerkuatDiriJagaNegeri ketika melihat semakin banyaknya penyebaran virus covid 19 di Indonesia pada akhir bulan yang lalu.

“Tetapi, fakta di sosial media masih cukup banyak yang tidak peduli akan hal tersebut dan ada juga sibuk menyalahkan berbagai pihak, tentu sebagai insan humas kami prihatin akan hal tersebut. Dengan menggunakan prinsip Indonesia Bicara Baik kami mencoba membuat konten dan campaign #PerkuatDirijagaNegeri  karena saat ini dengan memperkuat diri kita bisa menjaga negeri Indonesia dari krisis yang ada di depan mata” Ucap Inisiator Campaign #PerkuatDiriJagaNegeri yang juga Wakil Ketua Bidang Pengembangan Perhumas Muda BPP PERHUMAS, Reylando Eka Putra.

Kampanye tersebut, selain mengingatkan kepada masyarakat untuk mengikuti pola hidup sehat, juga menginformasikan bahwa pentingnya melakukan vaksin guna menekan angka penyebaran virus Covid-19.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengikuti pola hidup sehat dan melakukan vaksinasi, tentu bisa menjaga negeri Indonesia dari dampak krisis yang ditimbulkan oleh pandemi.” ujar dr. Asep Irham selaku Business Development Specialist Bio Farma dalam acara Webinar Talkshow melalui Zoom, Sabtu (17/07).

Lebih lanjut, dr. Asep Irham menjelaskan bahwa semua vaksin sangat bagus dan efek sampingnya hanya ringan. Dia berharap, 70% masyarakat Indonesia dapat menerima vaksin.

Di kesempatan yang sama, Director Kampanye Publik Gerakan Pakai Masker, dr. Grace Hananta memberikan tips vaksinasi.

“Tips dalam melakukan vaksin yang paling pertama perlu mempunyai keyakinan yag baik terhadap vaksin, yang sudah divaksin perlu diingat bahwa tetap perlu melakukan protokol kesehatan seperti istirahat terlebih dahulu, makan yang bergizi, minum air dan putih,” katanya.

dr. Grace Hananta juga menyarankan untuk mengikuti challenge campaign #PerkuatDiriJagaNegeri yang dikemas dengan cara yang menarik dan persuasif, yakni membuat video kreatif sampai dengan tanggal 16 Juli 2021.

“Challenge ini berlangsung 7 hari dengan mangajak melakukan pola hidup sehat, diantaranya hari pertama berjemur, dilanjutkan hari kedua minum minimal 8 gelas per hari, hari ketiga olahraga, hari keempat makan buah dan sayur, hari kelima tidur sebelum pukul 22.00, hari keenam menggunakan double masker, dan hari ketujuh melakukan vaksin dengan bukti sertifikat,” imbuhnya.

Campaign ini juga diikuti dengan rangkaian Roadshow selama 4 hari melalui live instagram @perhumasmuda. Diskusi yang dilakukan saat keseluruhan Roadshow berlangsung guna menyelaraskan tujuan campaign yang diadakan oleh PERHUMAS Indonesia dan PERHUMAS Muda dalam rangka menjaga diri dan disiplin protokol kesehatan. Hal ini sekaligus langkah bersama yang dapat memberi manfaat dan kontribusi yang signifikan terhadap pihak terkait khususnya masyarakat luas. Ketaatan masyarakat juga menjadi indikator yang penting untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Jika bicara soal planning PR, perlu memahami terlebih dahulu program vaksinasi dan isu-isunya. Strategi yang dilakukan seperti memahami konteks pesan, keterlibatan pemangku kepentingan, dan komunikasi publik. Seperti memberikan konten positif kepada masyarakat dengan melakukan campaign #PerkuatDiriJagaNegeri seperti ini,” ucap Fardila Rachmiliza BPP PERHUMAS Indonesia.

Rangkaian utama dari campaign #PerkuatDiriJagaNegeri adalah Webinar Talkshow yang bertajuk Lifestyle Immune and Germ “Healthy Lifestyle to Win Endless War” dengan keynote speaker Dr Mochammad Fadjroel Rachman,S.E, MH (Juru Bicara Presiden Republik Indonesia), dr. Grace hananta, C.Ht (Campaign Director Kampanye Publik Gerakan Pakai Masker), Fardilla Astari, IAPR (BPP PERHUMAS Indonesia), dr. Asep Irham Fattahul Quran (Business Development Specialist Bio Farma).

Webinar yang dilaksanakan pada 17 Juli 2021 ini dihadiri oleh seluruh humas muda, praktisi, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Harapannya PERHUMAS Indonesia dan  PERHUMAS Muda terus bertekad untuk menyebarkan tips agar masyarakat tetap tenang dalam  menghadapi situasi ditengah pandemi Covid-19.

“Sebagai masyarakat kita wajib melakukan gotong royong kemanusiaan dengan melakukan kolabrasi yang melibatkan pemerinta, akademisi, dunia bisnis, masyarakat umum serta media massa. Semua kegiatan bisa dilakukan dengan gotong royong. Sebab, Semua warga negara Indonesia adalah penyelamat bagi negara” kata Juru Bicara Presiden RI, Dr. M. Fadjroel Rachman.

Campaign #PerkuatDiriJagaNegeri oleh Perhumas Muda ini telah menarik minat puluhan ribu orang dari awal ketika diluncurkan hingga saat ini. Secara tidak disadari, hal kecil seperti ini semoga bisa berdampak besar bagi diri sendiri dan orang disekitar kita.

“Kami berharap kedepannya semakin banyak konten positif yang berkaitan dengan pandemi ini agar masyarakat tidak menjadi panik” ujar Shereina Sarah Ayumi selaku ketua panitia Campaign #PerkuatDiriJagaNegeri yang juga ketua Perhumas Muda Bandung.

BPP PERHUMAS mendukung campaign #PerkuatDiriJagaNegeri sebagai bentuk kepedulian dan edukasi yang positif kepada masyarakat di masa pandemi ini. Setiap warga Negara adalah humas bagi negerinya, tentu disaat pandemi ini kita berharap seluruh masyarakat bisa menjadi humas yang baik dengan membuat konten baik untuk menjadi penyemangat kita semua di masa pandemi ini.” Ucap Agung Laksama selaku Ketua Umum BPP PERHUMAS. (Aryadi/ Isna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *