Tahun Ajaran Baru, Perangkat Pembelajaran Dua Kombinasi

Spread the love

Oleh : Sri Suprapti, Sie Publikasi SMP Negeri 8 Surakarta
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd. menyampaikan dalam informasi dinas pada minggu yang lalu di ruang Guru bahwa beberapa hari lagi akan memasuki tahun ajaran 2021 / 2022. Walaupun demikian situasi yang belum dapat dipastikan terkait dengan pandemi yang cukup membuat pusing kepala di dunia pendidikan. Oleh karena itu sekolah masih belum bisa menentukan apakah siswa sudah dapat dihadirkan di sekolah ataukah masih tetap daring seperti sebelumnya.


Walaupun Mendikbud mengisyaratkan pembelajaran luring dapat dilaksanakan mulai Juli 2021. Namun sekali lagi, masalah pandemi masih belum dapat dikatakan selesai atau hilang. Sangat tergantung dengan situasi dan kondisi yang terkini.
Untuk SMP Negeri 8 Surakarta sangat siap menghadapi pilihan situasi seperti ini. Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd. memberikan petunjuk kepada Guru untuk membuat 2 ( dua ) kombinasi antara luring, daring ataukah blended atau kombinasi luring-daring. Sebelumnya yang dilakukan oleh Guru, selama masa pandemi telah melaksanakan pembelajaran daring dan luring atau kombinasi luring dan daring. Untuk SMP Negeri 8 Surakarta sebagian besar kebutuhan pembelajaran daring terpenuhi dengan baik, terhubung dengan baik antara Guru, Siswa dan Orang Tua.
Walaupun demikian, Guru SMP Negeri 8 Surakarta siap untuk melengkapi perangkat pembelajaran dengan dua kombinasi antara daring dan luring. Yang akan dilakukan oleh Guru dalam membuat perangkat pembelajaran itu terdiri dari program tahunan ( prota ), program semester ( promes ), KKM, RPP luring, RPP daring sekaligus cover. Silabus daring dan silabus luring, sekaligus analisis daring dan analisis luring.
Sekedar pemberitahuan untuk umum yang bukan seorang Pendidik, bahwa perangkat pembelajaran itu dilakukan setiap tahun ajaran baru. Itu baru sebagian tugas Pendidik yang wajib untuk dilakukan. Karena masih ada tugas lain seperti ; menjadi Wali Kelas, Wakil Kepala Sekolah, dan tugas-tugas yang lainnya. Ini merupakan bukti bahwa Pendidik tidak hanya diam di rumah dan menerima gaji dan tunjangan sertifikasi saja. ( bukan curhat, namun kenyataan seperti ini ).
Pada tahap perencanaan, Guru sudah membuat perencanaan pembelajaran. Kemudian tahap pelaksanaan, kebutuhan pembelajaran daring terfasilitasi dengan baik termasuk memberikan penugasan dan penilaian. Pada tahap penilaian, selain dengan menggunakan form online, Guru juga menggunakan penialaian yang dilaksanakan secara kreatif. Artinya bahwa siswa tidak terpaku pada jawaban yang harus sesuai dengan kunci maupun buku teks, namun lebih pada kemampuan siswa menggali kreatifitasnya.
Disampaikan juga oleh Waka Humas sekaligus Ketua Satgas Covid SMP Negeri 8 Surakarta, Muji Widodo, S.Pd.Fis. untuk yang melakukan luring bagi siswa yang sulit menerima pembelajaran daring dengan tetap mentaati protokol kesehatan ( prokes ). Sebelumnya SOP ( Standar Operasional Prosedur ) sudah mengedarkan kesediaan sistem pembelajaran yang ditandai dengan adanya surat pernyataan Orang Tua, adanya antar jemput siswa untuk sementara waktu dan pengecekan suhu sebelum memasuki area sekolah.
Sekolah juga sudah melengkapi fasilitas cuci tangan, tes Swab Guru, vaksinasi dan disinfektan secara berkala. Pada saat pelaksanaan siswa dibatasi jumlahnya yakni 50 % dari jumlah siswa serta pembatasan jam operasional / belajar. Dengan adanya dua hal yang sudah pernah dilaksanakan tersebut sekolah menyatakan sangat siap menghadapi pembelajaran luring maupun ( masih tetap ) daring.
Menurut Waka Kurikulum SMP Negeri 8 Surakarta, Hesti Setyaningsih, S.Kom. untuk kurikulum yang dipakai yakni kurikulum 2013 baik dari Kemdikbud maupun Kemenag. Fasilitas terus dilengkapi untuk sarana pembelajaran. Di halaman sudah disiapkan kursi untuk area ruang tunggu dan penjemput. Di bawah pohon yang rindang, hijau, halaman yang luas, aman, dan tenang.
Perlu dikatahui bahwa SMP Negeri 8 Surakarta merupakan Sekolah Adiwiyata, Sekolah Ramah Anak, Sekolah Sehat dan sekaligus merupakan Profil Pelajar Pancasila. Hal itu dibuktikan dengan adanya RPP membuktikan adanya warna yang ditandai warna hijau untuk Sekolah Adiwiyata, Biru untuk Profil Pelajar Pancasila, Kuning dalam Sekolah Ramah Anak ( SRA ) dan Merah untuk Sekolah Sehat.
Setiap kelas dilengkapi dengan fasilitas multimedia. Selain itu juga dilengkapi dengan fasilitas lain seperti adanya Studio Musik yang berada di lantai bawah. Menurut Waka Kesiswaan, Wahyu Prihatin Sayekti, S.Pd. ada beberapa fasilitas yang berbeda antara lain Ruang Kesiswaan yang baru di ruang bawah, yang sebelumnya di lantai atas. Yang mana ruangan ini sudah layak untuk digunakan kegiatan yang ada hubungannya dengan kesiswaan. Ruang Kesiswaan ini berdekataan dengan studio music, letaknya berhadapan, dekat kantin juga.
Untuk memfasilitasi kecerdasan motorik, halaman yang luas untuk bermain dan Olah Raga masih tetap ada, walaupun belum diperbolehkan untuk berkerumun. Sampai saat ini belum ada pembahasan mendetail mengenai pelaksanaan pembelajaran masa kenormalan baru. Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) yang akan dilakukan Juli mendatang, namun kasus corona masih naik. Apapun model pembelajarannya yang penting keselamatan dan kesehatan dari siswa dan Guru tetap diutamakan.
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd. meminta tetap melakukan persiapan untuk mengantisipsi pemberlakuan pembelajaran campuran pada tahun ajaran 2021/2022. Juga meliputi edukasi kepada Siswa dan Orang Tua tentang disiplin penerapan protokol kesehatan.
Pembelajaran luring membuat Siswa bergerak ke sekolah. Kemudian di sekolah berinteraksi dengan orang lain dan yang paling berbahaya adalah saat perjalanan dari rumah ke sekolah kemudian pulang menuju rumah kembali. Justru inilah yang berisiko tinggi. Hal ini bukan hanya Siswa saja yang berbahaya, namun Guru ataupun warga sekolah yang lain.
Pada hari Senin tanggal 12 Juli 2021 sekaligus ditetapkan sebagai Hari Pertama Semester Ganjil Tahun 2021 / 2022 berdasarkan isi Kalender Pendidikan SMP Negeri 8 Surakarta. Tanggal tersebut menjadi awal permulaan dimulainya Tahun pelajaran 2021/2022. Pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMP, setelah semua tenaga pendidik disuntik vaksin. SMP Negeri 8 Surakarta sudah siap semuanya termasuk penerapan protokol kesehatan dan presentase siswa yang boleh hadir. Tidak ketinggalan dengan jadwal penyemprotan disinfektan di sekolah dan kelas.
Semoga corona segera hilang dan dunia pendidikan segera bisa bangkit kembali, untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa ini. Salam Sehat untuk semuanya!.

Editor: cosmas

Satu tanggapan untuk “Tahun Ajaran Baru, Perangkat Pembelajaran Dua Kombinasi

  • Juni 26, 2021 pada 10:02 am
    Permalink

    Kalau saya pribadi dengan melihat kondisi trend kasus covid 19 yang masih tidak menentu lebih memilih pembelajaran daring penuh, tentunya guru membuat inovasi yang lebih maju dari tahun sebelumnya karena output yang diperoleh selama pandemi ternyata masih banyak kekurangan, selain target kurikulum yang tidak utuh, pembetukan karakter atau sikap juga masih jauh dari harapan. Semoga pandemi segera berlalu agar pendidikan di Indonesia semakin maju.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *