Ini Bukti Tingginya Kecintaan Seni Bung Karno

Spread the love

Jakarta, Poskita.co
Bung Karno banyak dikenal sebagai seorang proklamator kemerdekaan, politisi, dan juga orator ulung. Namun, jangan lupa, Bung Karno juga seorang presiden yang memiliki minat tinggi terhadap seni serta banyak memiliki kedekatan kepada seniman dan sastrawan Indonesia.

Fakta menarik disampaikan oleh seniman pematung Dolorosa Sinaga pada Talkshow & Musik Bung Karno Series Episode 14 Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan bertema ‘Seni Rupa dan Sentuhan Imaji Bung Karno’ yang dipandu aktvis nasionalis muda Garda Maharsi, Senin, 14 Juni 2021.

Menurut Dolorosa, kecintaan Bung Karno pada seni dapat dilihat dari monumen-monumen megah yang pernah digagasnya di berbagai sudut Jakarta, mulai dari Monumen Selamat Datang, Monumen Nasional (Monas), Monumen Pembebasan Irian Barat, Patung Dirgantara, hingga Patung Pahlawan atau Tugu Tani.

“Bung Karno ini seorang pemimpin yang memiliki jiwa seni dan ketertarikan terhadap seni. Kita lihat banyak legacy beliau khususnya dalam seni patung, di berbagai sudut kota jakarta,” ungkap perupa berusia 68 tahun asal Sibolga, Sumatera Utara itu.

Dolorosa melanjutkan, penggambaran tingginya kecintaan seni Bung Karno ada pada ‘Patung Selamat Datang’, filosofi dari Bung Karno bermakna tanda persahabatan, sikap politik bangsa Indonesia yang bebas aktif, serta sebuah pusat identitas kemajuan peradaban masyarakat.

“Selain itu, ada Patung Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng yang menggambarkan semangat rakyat untuk menentang segala bentuk penjajahan,” ungkapnya.

Perempuan lulusan Institut Kesenian Jakarta pada 1977 yang kemudian meneruskan studinya di London, Yugoslavia, serta Amerika Serikat ini menjelaskan bahwa Bung Karno memiliki ketertarikan seni dan juga menggunakan seni sebagai alat atau jembatan untuk menyampaikan sebuah pemikiran dan karakter bangsa.

“Termasuk menyampaikan pesan-pesan nilai kemanusiaan di dalam karya seni itu,” tegasnya.

Untuk patung-patung bernuansa kepahlawanan, pesan yang tersirat kepada para generasi muda, yakni dari pidato terkenal Bung Karno: bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya.

“Seni patung itu dijadikan alat sebagai jembatan menyampaikan pesan karakter, semangat bangsa serta nilai-nilai kemanusiaan, dan memberikan pesan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya,” pungkas pendiri Somalaing Art Studio, di Pinang Ranti, Jakarta Timur ini.

Video selengkapnya bisa disimak di
https://www.youtube.com/watch?v=yfMfgCXdi2o

Cosmas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *