SMPN 2 Tangen Sekolah Desa Teknologi Kota

Spread the love

SRAGEN, POSKITA.co – Sekolah SMP Negeri 2 Tangen yang terletak di wilayah pinggiran berbatasan antara Sragen-Grobogan ternyata memiliki segudang prestasi. Bahkan sekolah yang berada di wilayah Sragen utara ini tak mau kalah dalam beradu kualitas maupun prasarana pendidikan. Terbukti semua fasilitas sekolah sangat memadai dalam menunjang prestasi siswa. Salah satunya laboratorium komputer yang sangat memadai dan tidak dimiliki sekolah lain.

Kepala sekolah (Kasek) SMPN 2 Tangen Ahmad Kuncoro mengatakan,saat ini sekolahnya telah memiliki laboratorium komputer yang berjumlah 90 unit. Sehingga untuk melakukan ujian tidak perlu meminjam lab komputer sekolah lain. Bahkan pihaknya mempersilahkan sekolah lain bila ingin meminjam lab komputernya.

“Dengan lab komputer itu SMPN 2 Tangen sudah mampu mengadakan ujian sendiri, tidak harus  pinjam ke sekolah lain. Bahkan yang memiliki lab komputer di Kabupaten Sragen hanya beberapa sekolah saja,” tutur Ahmad Kuncoro, Kamis (20/2).

Menurut Kuncoro, meski sekolah berada di daerah pedesaan dan pinggiran Sragen, namun untuk teknologi siap bersaing dengan sekolah yang ada di perkotaan. Selain fasilitas komputer maupun perpustakaan, saat ini juga dilengkapi wifi. Teknologi ini memanfaatkan android yang saat ini dimiliki semua siswa untuk memanfaatkan Handphone mereka untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Karena android jangan sampai disalahgunakan untuk main game atau
membuka situs tak senonoh, maka sekalian dengan wifi kita manfaatkan untuk KBM. Namun keberadaan android itu tetap pengawasan dengan ketat. Setiap minggu dilakukan pengecekan, sampai ada siswa ketahuan gunakan untuk kegiatan negatif langsung kena sanksi dan HP disita dan orang tua murid langsung diundang untuk ikut lakukan pengawasan di luar sekolah,” tandas Kuncoro.

Dikatakan Ahmad Kuncoro, sebagai sekolah di pedesaan pihaknya lebih menekankan disiplin dan tanggung jawab para siswa untuk mengikuti KBM dengan baik. Namun untuk prestasi untuk non akademis jangan dianggap remeh, lantaran selalu mendapatkan juara seperti pencak silat. Lantas menjuarai perpustakaan tingkat Kabupaten Sragen. Kemudian juga menjuarai Adiwiyata.

“Diharapkan dengan berbagai fasilitas yang terpenuhi, SMPN 2 Tangen mampu menyabet juara Adiwiyata mandiri,” harap Kuncoro.

Saat ini dengan jumlah siswa 567 siswa yang terbagi 19 kelas ini, kata Kuncoro, pihaknya terus mengembangkan pendidikan dan pretasi para siswa. Sejumlah fasilitas sekolah terus dibangun. Diantaranya perpustakaan dengan mengkoleksi 1.015 buku berbagai jenis pengetahuan. Bahkan dalam menumbuhkan semangat kebangsaan, juga dibangun peta Indonesia untuk semangat NKRI.

“Meski terus mengembangkan prestasi, para siswa juga di tuntut akhlak mulia dengan dibekali pendidikan moral, untuk mereka yang beragama Islam di minta sholat berjamaah saat siang di Mushola sekolah,” pungkas Kuncoro. (Cartens)

Caption Foto:
Kepsek SMPN 2 Tangen saat dampingi para siswa saat praktek komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *