Uci Rahim, Pembalap Asal Simalungun Hibur Warga Klaten di Panggung Tong Stand

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Dengan wajah lugu dan malu-malu, Suci Ramadhani atau biasa disapa Uci Rahim (18 th), mau ditemui awak media usai tampil di panggung hiburan pasar malam “Tong Stand” di halaman PTPN Gayamprit, Klaten Selatan, Jumat malam (10/5/2019).

Cewek manis yang asli dari Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara ini, mulai melanglang dunia hiburan pasar malam sebagai pembalap sepeda motor di tong stand sejak duduk di bangku SMA di Bandar. Kegemaran atau kemahiran dalam balapan sepeda motor, membuat dirinya terkenal di daerah Simalungun.

Dan oleh Berkah Ria, salah satu penyelenggara hiburan pasar malam yang kondang dari Ceper, Klaten, Uci Rahim pun diajak kerjasama meramaikan pentas tong stand Berkah Ria. Tong stand ini menjadi bukti kepiawaiannya dalam berkendara sepeda motor yang melingkar berdiamater sekitar 4 meteran.

“Alhamdulillah, saya sejak usia kelas 2 SMA sudah mulai belajar banyak dalam berkendara sepeda motor. Saya kebetulan seorang pembalap sepeda motor dan diajak kerjasama dengan Berkah Ria ini. Tawaran bagus ini akan saya maksimalkan untuk menghibur masyarakat di Klaten dan sekitarnya. Kita tampil di Gayamprit ini hanya sampai tanggal 21 Mei, dan habis itu tampil di Ponorogo. Datang aja, saksikan saya tampil,” ujar Uci Rahim.

Karena kontrak kerja Uci jauh dari Simalungun, ibunya Kamisa (49 th), selalu setia mendampinginya. Karena memang putrinya masih muda dan butuh dampingan, Kamisa juga memberikan motivasi agar semangat dalam meraih impian sebagai pembalap di panggung tong stand. Suaminya, Rahim, telah meninggal dunia tahun 2007 saat Uci Rahim masih kelas 2 SD Muhammadiyah Perdagangan.

Uci Rahim saat bergaya di atas sepeda motor di ajang tong stand.

“Uci ini ditinggal ayahnya (meninggal dunia –red) saat masih kelas 2 SD Muhammadiyah Perdagangan. Karena bakatnya suka balapan sepeda motor, mau gimana lagi, ya kita tetap dampingi dan berikan motivasi. Kalau main tong stand di daerah Perdagangan, saya nggak dampingi, tapi karena jauh di Klaten ini, saya harus dampingi,” ungkap Kamisa.

Sementara Ny Yayuk Nurwadi, pengelola Berkah Ria, mengaku senang dengan semangat jiwa muda Uci Rahim dalam setiap event. Panggung Tong Stand di Gayamprit memang sekitar 10 hari dan nantinya akan tampil di Ponorogo. Pengunjung panggung tong stand memang luar biasa dan lebih meriah dibandingkan di Gayamprit ini.

“Bakat kemampuan Uci Rahim dalam ketangkasan sepeda motor di panggung tong stand tak diragukan lagi. Pokoknya kalau nggak nonton, pasti rugi dan kita akan jalin terus Uci Rahim dalam setiap event panggung hiburan pasar malam,” jelas Ny Yayuk Nurwadi. (Hakim)

Caption Foto HL:
Pembalap wanita usia muda, Uci Rahim bersama ibunya Kamisa usai tampil di ajang tong stand Gayamprit, Klaten. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *