Lestarikan Jamu, Produsen Ini Rekrut Seniman Dangdut Campur Sari Jadi Ambassardor

Spread the love

SOLO (Poskita.co) – Upaya melestarikan jamu sebagai salah satu minuman herbal peninggalan nenek moyang terus dilakukan produsen jamu Air Mancur.

Salah satu upaya untuk menggaet pangsa jamu di kawasan lokal (Indonesia), salah satu upaya yang dilakukan PT Air Mancur yaitu dengan menggelar gathering dengan  pedagang jamu keliling, depot hamu juga grosir jamu.

“Kami terus berusaha  meningkatkan kemampuan untuk menyediakan produk warisan budaya berbahan dasar alam secara konsisten yang memenuhi kebutuhan pelanggan sesuai persyaratan hukum serta peraturan yang berlaku,” ungkap Prima Sukma Head Of Marketing PT Air Mancur, Minggu (28/4).

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dan berbagi pengetahuan tentang industri jamu dan obat herbal kepada para pedagang untuk lebih berkontribusi  meningkatkan industri jamu di kota yang ada di Jawa khususnya,” imbuhnya.

Tak hanya itu saja, upaya lainnya agar Jamu tetap mengakar yaitu dengan memperkenalkan Brand Ambasador baru dari PT Air Mancur, untuk lebih mempopulerkan produk Jamu Air Mancur di segala usia.

Dengan menggandeng Nur Bayan, seniman musik dangdut, campur sari dan pencipta lagu yang salah satu karyanya  adalah lagu  Oplosan dan Pokoknya Joget yang booming beberapa waktu lalu.  

Nur Bayan adalah pencipta lagu, penyanyi dangdut & campursari berdarah Jawa yang memiliki ciri khas musik dangdut ‘dikolaborasikan’ dengan jenis musik lain termasuk Campur Sari yang disukai masyarakat Jawa.

Diharapkan keberadaan Nur Bayan sebagai Brand Ambassador bisa lebih mengkampanyekan budaya minum jamu di segala lapisan di masyarakat. 

Selama ini Nur Bayan setia melestarikan lagu-lagu campur sari yang identik dengan lagu tradisional Jawa. Selaras dengan PT Jamu Air Mancur yang juga melestarikan tradisi jamu asli Indonesia yang identik juga dengan Jawa. 

“Semoga dengan menjadi Brand Ambassador produk Air Mancur, nantinya bisa meningkatkan partisipasi milenial untuk menyukai produk herbal asli Indonesia,” harapnya. (Uky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *