Akhir Tahun 2018, Klaten Kumpulkan Dana Peduli Gempa Donggala Rp 2,3 M

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Ribuan warga Klaten dengan mengenakan baju putih duduk bersila dalam agenda majelis Klaten Berdzikir dan Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf di Alun-alun Klaten, Kamis malam (27/12/2018).

Ketua panitia, dr Ronny Roekmito MKes, menyatakan, agenda ini dalam rangka refleksi akhir tahun 2018 menuju Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing. Harapan majelis ini, Klaten bisa semakin sejuk dan masyarakatnya jaga kedamaian.

“Dalam majelis ini selain dihadiri Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Habib Syech Assegaf, juga ada unsur Forkompimda Klaten. Termasuk ada perkenalan Kapolres Klaten yang baru AKBP Aries Andhi. Tokoh agama dan masyarakat Klaten juga kita undang dalam majelis ini,” ujar Ronny.

Bupati Hj Sri Mulyani menyampaikan terima kasih kepada segenap masyarakat Klaten yang telah mewujudkan Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing. Di acara ini, ada refleksi akhir tahun yang disampaikan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.

Disampaikan pula, Pemkab Klaten bersama masyarakat Klaten telah menggerakkan rasa kepedulian kepada korban bencana gempa bumi di Palu Donggala. Untuk dana peduli gempa Donggala telah terkumpul sekitar Rp 2,3 milyar lebih.

“Kita juga nantinya akan menggalang dana peduli bencana alam tsunami di Anyer Banten dan Lampung. Kita berdoa, semoga Habib Syech Assegaf selalu diberikan kesehatan dan terus berdakwah syiar dengan majelis sholawatan,” jelas Sri Mulyani.

Di akhir tahun 2018 dan memasuki tahun baru 2019, masyarakat Klaten diharapkan selalu guyup rukun, menjaga kerukunan dan bersama-sama melanjutkan program mewujudkan Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing.

Banser NU turut hadir dalam pengamanan majelis Klaten Berdzikir dan Bersholawat Refleksi Akhir Tahun 2018.

Sementara itu, Habib Syech dalam pesan taushiyahnya mengatakan, dimanapun umat Islam berada, dimanapun bumi dipijak, tetap cinta kepada Indonesia. Dimana umat berada, selalu ingat kepada Allah SWT, selalu ingat kepada Rosululloh SAW.

Masyarakat diajak untuk menyingkirkan hal-hal yang tak bermanfaat dan komitmen membangun Klaten menjadi lebih baik. Kata Habib Syech, sebuah daerah yang dibangun dengan saling bercerai-berai, tak akan berhasil. Masyarakat harus guyup dan bersatu mewujudkan Klaten semakin maju, mandiri dan berdaya saing.

Selain itu, pesannya, dengan kebersamaan, Klaten akan selamat, Jateng selamat, Indonesia selamat, dunia selamat. Di akhir tahun 2018 ini, umat Islam diajak bertaubat dengan tetap membawa kebaikan-kebaikan dan amal ibadah yang bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa.

“Kita selalu bersyukur, kita cinta pada ulama, cinta pada NKRI, cinta pada tanah air, kita bela sampai mati. Semoga Bupati Sri Mulyani jalankan tugas dengan lebih bagus lagi dan lanjutkan sampai tahun 2019,” pesan Habib Syech.

Hadir dalam majelis ini antara lain Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi, Sekda Klaten Jaka Sawaldi, KH Muchlis Hudaf, Kepala Kemenag Klaten Masmin Afi, para Asisten/Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, dan lainnya. (Aha)

Caption Foto Atas:
Bupati Klaten Hj Sri Mulyani sampaikan kata sambutan terkait bantuan peduli gempa Donggala. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *