SD Muhammadiyah Rabbani Karanganom Klaten Studi Tiru Kelas Bilingual ke SD Budi Mulia Muhammadiyah Adiwerna
Keterangan Foto: Penuh ceria, para Guru Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Rabbani Karanganom, Klaten, foto bersama guru dan manajemen SD BUMIMU Adiwerna Tegal usai acara studi tiru, Sabtu (26/9/2026) siang.
TEGAL, POSKITA.co – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Rabbani Karanganom, Klaten, mengadakan studi tiru ke SD Budi Mulia Muhammadiyah (BUMIMU) Adiwerna, Kabupaten Tegal, Sabtu (26/9/2026) pagi. Kegiatan fokus utama dalam kerangka pembelajaran dan pengelolaan Kelas Bilingual.
Kepala SD Muhammadiyah Rabbani Karanganom Ustadzah Qodarul Laili, SE menyatakan, agenda studi tiru ini harapannya bisa menambah wawasan dan pengalaman para guru dalam memberikan pelayanan terbaik di bidang Pendidikan. Dari Klaten studi tiru di Tegal ini tetap ada manfaatnya dan SD BUMIMU Tegal ini salah satu sekolah yang layak untuk dikunjungi dan termasuk sekolah berkarakter.
“Alhamdulillah, rombongan segenap guru SD Muhammadiyah Rabbani Karanganom berangkat dari Klaten sekitar pukul 02.30 WIB dari Klaten. Jarak tempuh perjalanan dari Karanganom Klaten sekitar 241 km atau sekitar 3 jam. Dan rasa lelah perjalanan jauh langsung hilang karena disambut dengan hangat dan luar biasa oleh keluarga besar SD BUMIMU Adiwerna Tegal,” jelas Qodarul Laili mantap.
Ustadzah Qodarul Laili menambahkan, SD Muhammadiyah Rabbani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Pengalaman berharga ini tak akan terlupakan dan studi tiru ini benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan membawa berkah untuk kemajuan SD Muhammadiyah Robbani Karanganom.
Dengan studi tiru ini, bisa mempererat hubungan baik antara SD Muhammadiyah Robbani Karanganom dengan SD BUMIMU Adiwerna Tegal. Jarak yang jauh bukan sebagai hambatan, tapi justru menjadi motivasi untuk bekerja dan mengabdi lebih baik lagi untuk kemajuan sekolah di masa mendatang.
Tampak hadir dalam penyambutan rombongan SD Muhammadiyah Robbani Karanganom antara lain Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Adiwerna Drs. H. Dasuri, Al Azam, SH (Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Adiwerna), Turachman, SPd MPd (Komite Sekolah), Kepala SD Budi Mulia Muhammadiyah Adiwerna Ustadzah Asih Hidayatun, SAg MPd beserta seluruh wakil kepala sekolah dan guru.
Ustadzah Asih menyampaikan sambutan dengan gamblang terkait berbagai hal dalam pengelolaan SD BUMIMU Adiwerna ini. Pihak SD BUMIMU jugua menyatakan kesanggugapan ke depannya untuk mendampingi SD Muhammadiyah Rabbani Karanganom menjadi sekolah Bilingual.
“Jika tidak bisa menjadi yang terbaik dan pertama, jadilah yang berbeda. Sekolah-sekolah Muhamamdiyah harus hadir dengan semangat perbaruan dan berkemajuan. Dan salah satu pertahanan terbaik adalah menyerang dengan berbagai gebrakan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter,” pesan Asih Hidayatun.
Disampaikan pula rasa hormat kepada seluruh ustadz/ustadzah guru hebat SD Muhammadiyah Rabbani yang dicintai dan dibanggakan yang turut serta dalam rombongan. Kegiatan studi tiru diisi dengan pemaparan materi tentang konsep, strategi pembelajaran, pembiasaan bahasa, serta pengelolaan SDM Kelas Bilingual di SD BUMIMU Adiwerna, dilanjutkan dengan observasi kelas dan diskusi interaktif.
Ustadzah Qodarul Laili menambahkan, melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Rabbani Karanganom berharap dapat mengadopsi praktik baik yang telah diterapkan di SD Bumimu Adiwerna untuk mengembangkan program bilingual yang efektif, menyenangkan dan unggul di sekolahnya.
“Tadi acaranya ditutup dengan saling bertukar cinderamata, foto bersama, dan komitmen untuk terus menjalin silaturahmi sebagai sesama sekolah Muhammadiyah. Studi tiru ini tetap bermanfaat dan bermakna untuk kami yang jauh-jauh datang dari Klaten. Dan sekolah bilingual tetap kita wujudkan ke depannya,” ungkap Qodarul Laili. (Hakim)

