Sukseskan CBPR, Siswa SMPN 1 Manisrenggo Bikin Konten Video dan Dongeng Cinta Rupiah
Keterangan Foto: Kepala SMPN 1 Manissrenggo, Klaten, Ana Dwiasih Fajari, SPd MPd bersama para guru dan siswa di acara marketday menyemarakkan edukasi CBPR bersama Bank Indonesia Cabang Solo.
KLATEN, POSKITA.co – Ada satu hal menarik yang dilakukan Bank Indonesia (BI) Cabang Solo. Ada apakah? BI Cabang Solo beberapa bulan lalu mengadakan sosialisasi ToT Gerakan cinta bangga paham rupiah (CBPR) ke para sekolah SMP di Hotel Grand Tjokro Klaten. Nah, pertengahan Juni 2026 ini, dari 65 SMP Negeri di Klaten, SMPN 1 Manisrenggo menjadi pioneer atau pelopor aksi nyata gerakan CBPR ini.
Hal ini dikatakan Kepala SMPN 1 Manisrenggo Ana Dwiasih Fajari, SPd MPd saat ditemui redaksi di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026). Dalam kegiatan Gerakan CBPR dari Bank Indonesia Cabang Solo ini diadakan di aula sekolah pada Rabu (17/6). Segenap guru dan karyawan ikut mendapingi siswa. Dari BI Cabang Solo ada 3 orang dan 1 orang peserta magang di BI Cabang Solo.
SMPN 1 Manisrenggo atau Esmanza ini, jelas Ana Dwiasih, tetap berkomitmen memberikan edukasi cinta bangga paham rupiah bekerjasama dengan Bank Indonesia Cabang Solo serta wujudkan Sekolah Kependudukan. Setalah ikut ToT terkait Gerakan CBPR, sekolah yang berada di samping Polsek Manisrenggo ini membuat proposal kegiatan dan beberapa minggu berikutnya disetujui untuk diadakan edukasi terkait CBPR.
“Esmanza ini guru dan karyawan solid, dalam mengadakan kegiatan edukasi kepada siswa terkait cinta bangga paham rupiah. Salah satu tujuan kegiatan ini tiada lain agar anak-anak bisa paham bagaimana cara merawat rupiah, membangun rupiah, menyimpan rupiah, mengelola rupiah, dimana rupiah ini mata uang negeri tercinta Indonesia yang harus dirawat dengan baik. Cinta rupiah juga cinta NKRI,” pesan Ana Dwiasih.

Bahkan sebelum ada acara edukasi terkait CBPR BI Cabang Solo ini, Ana Dwiasih mengajak Fahrezi, salah satu siswa berbakat dalam melukis datang langsung ke Kantor BI Solo untuk melukis gedungnya. Dan saat acara, ada dua lukisan yang diberikan ke perwakilan BI Solo yang disambut luar biasa karya lukisan anak Esmanza ini.
Dalam kegiatan edukasi Gerakan CBPR kerjasama dengan BI Cabang Solo ini diikuti 440 anak dari kelas 7 ada 224 siswa dan kelas 8 ada 221 siswa. Juga ada 41 guru-karyawan yang ikut serta dalam mendengarkan sosialisasi gerakan CBPR 2026 ini. Semua siswa duduk bersila di tikar yang disediakan sekolah dan para guru duduk di tengah-tengah siswa dengan menyaksikan rangkaian acara yang benar-benar spektakuler.
Ana Dwiasih mengaku mengabdi di Esmanza ini sejak 26 September 2023 dan sampai saat ini terus menggelorakan peningkatan kualitas Pendidikan di sekolah yang dekat dengan Kantor Kecamatan Manisrenggo. Saat ini kegiatan ekstranya ada pramuka, paduan suara, Karawitan, seni tari, PMR, tenis meja, Karya Ilmiah Remaja dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS).
“Ternyata tanggapan dari BI Cabang Solo begitu kaget dan mengaku takjub. Selama ada kegiatan edukasi CBPR di Solo Raya, baru ada kejutan luar biasa yang ditujukkan para siswa SMPN 1 Manisrenggo. Biasanya hanya ada edukasi, tapi di SMPN 1 Manisrenggo ini ada pentas seni dan kreasi siswa, seperti mendongeng tentang cinta rupiah, paduan suara berjudul cinta rupiah, marketday tentang merawat rupiah, sejarah rupiah dan tayangan lomba bikin konten video tentang bangga dan cinta rupiah di Tik Tok atau Youtube yang dibukan per kelas,” ujarnya.
Kebetulan, seminggu sebelum ada acara edukasi BI Cabang Solo terkait gerakan CBPR ini, masing-masing kelas membuat konten video yang dinilai dan diberikan hadiah jika menang bertemakan cinta dan bangga dengan rupiah. Kepala Esmanza Ana Dwiasuh mengaku salut pula dengan kreasi siswa selama dua, Rabu-Kamis (17-18/6) dengan menggelar marketday atau stand cinta dan bangga rupiah. Selain itu juga ada stand khusus Kependudukan yang ditampilkan anak-anak dan tetap dinilai.
Terkait system penerimaan murid baru (SPMB) SMPN 1 Manisrenggo, akan dimulai pendaftaran pada 29 Juli hingga 2 Juli 2026 mendatang. Setidaknya Esmanza ini membutuhkan 7 rombel atau 224 murid baru tahun ajaran 2026-2027 dengan 4 jalur, yaitu dimisili, mutasi, prestasi dan afirmasi. Semua SMP se Klaten juga menempuh hal serupa terkait SPMB tahun ajaran 2026-2027 ini.

Agus Sutrisno didampingi Misbahul, perwakilan BI Cabang Solo yang dating ke Esmanza, mengatakan, kegiatan Gerakan CBPR Bersama BI Cabang Solo ini sudah dilakukan sekitar 5 tahunan dan untuk SMP di pelosok baru diadakan di SMPN 1 Manisrenggo ini. Edukasinya, jelas Agus, BI Cabang Solo menyebar luaskan materi seputar uang rupiah ke sejumlah sekolah dan acara lainnya.
“Harapannya, edukasi ini bisa dipahami para siswa, umumnya segenap masyarakat Klaten, bagaimana tahu akan fungsi rupiah, seperti apa merawat rupiah, cara memperlakukan uang rupiah bagaimana, cara merawat uang bagaimana dan sebagainya. Kami kaget dan luar biasa atas penampilan siswa dalam edukasi ini. Biasanya hanya ada edukasi, tapi di SMPN 1 Manisrenggo ini ada pentas seni siswa, ada mendongeng tentang cinta rupiah, lomba video konten cinta rupiah dan sebagainya. SMPN 1 Manisrenggo mantap dan kami akan laporkan ke pimpinan kami terkait antusias siswa dalam edukasi CBPR ini,” jelas Agus.
Dalam menjalankan tugas, Ana Dwiasih dibantu 4 orang wakil kepala sekolah atau WKS, untuk WKS Kesiswaan dipegang Yuniwati, MPd, WKS Humas Purwani, SPd, WKS Sarana Prasarana Siti Sukadiyah, SPd dan WKS Kurikulum dipegang Winandaka, SSi. Sekolah ini termasuk berprestasi dan sering tampil juara dalam berbagai perlombaan. (Hakim)

