Nasional

Serdik Sespimti Polri Santuni Anak Yatim dan Bakti Sosial

​LEMBANG, POSKITA.co –

Bulan Ramadhan bulan penuh berkah. Hal ini dimanfaatkan untuk memberi manfaat bagi sesama.

Para peserta didik (Serdik) Sespimti Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-35 Tahun Anggaran 2026 tidak hanya fokus pada pengembangan manajerial kepemimpinan. Para calon perwira tinggi ini melaksanakan kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah pendidikan.

​Rangkaian kegiatan ini mencakup tiga pilar utama, diantaranya Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), distribusi mushaf Al-Qur’an, serta pemberian santunan kepada anak yatim.

​Program Rutilahu menjadi salah satu fokus utama dalam aksi ini. Serdik Sespimti ke-35 memberikan bantuan renovasi total bagi rumah warga yang kondisinya memprihatinkan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran Polri dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus memastikan warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan layak.

​Selain bantuan fisik, para Serdik juga membagikan mushaf Al-Qur’an. Langkah ini diharapkan dapat mendukung aktivitas tadarus dan literasi religi selama bulan puasa.

​Ketua Senat (Kasenat) Sespimti Dikreg ke-35, Kombes Pol. Yudhis Wibisana, mengemukakan kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat kepedulian sosial yang harus dimiliki oleh setiap calon pemimpin Polri masa depan.

​”Bulan Ramadan 1447 H ini menjadi momentum bagi kami, Serdik Sespimti Dikreg ke-35, untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” terang Yudhis disela-sela kegiatan buka bersama di Sespim Lemdiklat Polri. Rabu, 4 Maret 2026.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan kami di sini tidak hanya untuk belajar secara akademis, tetapi juga memberikan dampak positif langsung,” tambahnya.

​Yudhis juga menaparkan bahwa santunan bagi anak yatim dilakukan untuk berbagi kebahagiaan menyambut hari kemenangan.

“Kami ingin adik-adik kita di panti asuhan juga merasakan kegembiraan Ramadan dan Idul Fitri melalui santunan yang kami berikan. Ini adalah bagian dari pembangunan karakter perwira yang empati dan responsif,” paparnya.

Tanto/*