Bupati Sragen Sigit: Perkuat Semangat Kebangsaan dan Solidaritas Sosial
SRAGEN, POSKITA.co – Ramadhan bukan sekadar ibadah ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum strategis untuk memperkuat semangat kebangsaan dan solidaritas sosial.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Buka Bersama Santri & Masyarakat Ramadhan 1447 H yang digelar di SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.600 santri dan masyarakat.
“Ramadhan mengajarkan nilai pengorbanan, solidaritas, disiplin, dan persatuan. Nilai-nilai tersebut membentuk karakter bangsa yang sejalan dengan visi Sragen yang berkemajuan, sejahtera, dan merata,” ujarnya.
Bupati menambahkan, Ramadhan menjadi sarana mengasah empati sosial. Melalui zakat, infak, sedekah, serta berbagi takjil, masyarakat diajak mempererat persaudaraan sekaligus mengurangi kesenjangan sosial. Dirinya turut menekankan pentingnya menjaga toleransi dan harmoni selama bulan suci agar keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Bupati Sigit berharap SMA Trensains Muhammadiyah Sragen terus berkembang serta berkomitmen menghadirkan nilai tambah, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Trensains, Mohammad Fahrurroni, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas sebagai institusi pendidikan unggulan. Menurutnya, kegiatan silaturahmi dan buka bersama merupakan bagian dari pembelajaran karakter bagi para santri.
“Menjadi pribadi yang bermanfaat tidak harus menunggu kaya atau pintar terlebih dahulu. Ketika mampu memberikan manfaat bagi orang lain, di situlah nilai tanggung jawab dan kebermanfaatan tumbuh,” jelasnya.
Ketua Panitia, Pandu Abdillah Zuhair Deyon, menambahkan Ramadhan adalah bulan berbagi dan penguat ukhuwah. Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi antara santri dan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dalam kebaikan.
“Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal serta memperkuat komitmen kita untuk terus berbagi, peduli, dan menebar manfaat di tengah masyarakat,” harapnya.
Cosmas

