PKS Solo Luncurkan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
DPD PKS Kota Surakarta melaunching program PPEK melalui acara peluncuran dan kajian literasi ekonomi di Kantor DPD PKS Kota Surakarta. (foto dokumentasi)
SOLO, POSKITA.co – Tumbuhkan jiwa wirausaha, DPPD PKS Surakarta luncurkan pemberdayaan ekonomi perkuat ekonomi keluarga.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surakarta melaunching program Pos Pemberdayaan Ekonomi dan Keluarga (PPEK) melalui acara peluncuran dan kajian literasi ekonomi.

Mengusung tema Membangun Kekayaan dari Rumah, program ini dirancang sebagai wadah bagi kader untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dan memperkuat fondasi ekonomi keluarga.
Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga DPD PKS Kota Surakarta, Kurnia Prihantini, mengemukakan, kehadiran PPEK merupakan langkah strategis mengenalkan potensi usaha keluarga di kalangan DPC dan kader.
“Kami berharap kegiatan kali ini dapat mengenalkan usaha keluarga dari DPC. Kita butuh menumbuhkan gerakan berusaha di kalangan kader dan saling nglarisi sehingga bisa berkembang bersama,” terangnya dalam sambutan.
Kurnia menegaskan, PPEK hadir tidak hanya untuk mereka yang sudah memiliki usaha, tetapi juga sebagai pemantik semangat bagi kader yang belum memulai.
Ketua DPD PKS Kota Surakarta, Abdul Kadir Audah menekankan ketahanan ekonomi merupakan pilar penting untuk menciptakan keharmonisan keluarga.
“Ketika pemasukan keluarga tidak cukup, inilah salah satu penyebab ketidakharmonisan. Pemahaman literasi keuangan bagi suami dan istri mendukung adanya pengelolaan keuangan keluarga yang sehat agar pendapatan lebih besar daripada belanja,” jelas Abdul Kadir.
Lebih lanjut, Abdul Kadir memaparkan tiga prinsip dalam menjemput rezeki, yakni Malakah (kemampuan diri), Istiqomah (melanjutkan keberhasilan masa lalu), dan Amanah (menjaga kepercayaan).
“Kemampuan diri harus terus ditingkatkan. Perlu inovasi agar usaha kita terus berkembang. Kami mendukung kegiatan seperti ini, insyaAllah ke depan perlu dikolaborasikan agar kemampuan ekonomi kader terus meningkat,” paparnya.
Hadir sebagai narasumber, Owner Sari Snack, Ibu Widarti, yang memberikan suntikan motivasi kepada para peserta. Dia menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan dimulai dari lingkungan terkecil.
“Saat seorang ibu berdaya di rumahnya, seluruh keluarga meraih kemerdekaannya,” urai Widarti memberikan semangat. (**)
Tanto

