Serahkan Diri, Terduga Pelaku Pembacokan di Semanggi yang Viral
Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Derry Eko Setiawan saat ditemui Kamis (9/4), mengungkap kasus pembacokan yang sempat menghebohkan di Semanggi, Pasar Kliwon, Selasa (7/4). (foto dokumentasi)
SOLO, POSKITA.co – Pelaku pembacokan yang gunakan parang di Semanggi akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Seorang yang diduga sebagai pelaku pembacokan di Semanggi, pada Selasa (7/4) berinisial A, akhirnya menyerahkan diri ke Polresta Solo.
Pelaku A yang mulai ditahan di Polresta Solo, Kamis (9/4), merupakan salah satu pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan yang sempat menggemparkan warga di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, pada Selasa (7/4).
Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kasat Reskrim AKP Derry Eko Setiawan, mengemukakan, terduga pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif. Langkah kooperatif diambil oleh pelaku tak lama setelah video aksinya viral di berbagai platform media sosial.
“Yang bersangkutan sudah kami amankan dan telah mengaku bersalah dan menyerahkan diri. Saat ini kami masih mendalami kasus ini,” kata AKP Derry saat ditemui awak media di Mapolresta Solo pada Kamis (9/4/2026).
Orang pertama di jajaran Satreskrim itu menjelaskan bahwa pelaku A menyerahkan diri pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Selain mengamankan tersangka, tim Satreskrim juga bergerak untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan tindak pidana kekerasan tersebut.
“Adapun sejumlah barang bukti (BB) yang diduga digunakan untuk melakukan aksi kekerasan, yaitu dua bilah parang dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, telah kami amankan,” ungkapnya.
Sebelumnya, beredar sebuah video amatir berdurasi 30 detik mendadak viral lantaran merekam aksi saling serang menggunakan senjata tajam. Peristiwa berdarah itu terjadi di kawasan Gedung Sentra IKM, Jalan Sungai Serang I, Semanggi, pada Selasa (7/4).
Berdasar rekaman tersebut, terlihat dua pria terlibat duel sengit. Nahas, korban berinisial U yang mengenakan kaus putih-hitam terjatuh. Pelaku A yang mengenakan pakaian serba hitam dan penutup kepala kemudian melayangkan sabetan parang berkali-kali ke arah korban yang sudah tidak berdaya.
Sejumlah warga dan pengguna jalan yang berada di dekat lokasi sempat berupaya melerai aksi brutal tersebut, kemudian korban yang bersimbah darah oleh warga dibawa ke rumah sakit terdekat.
Terkait aksi kekerasan menggunakan sajam tersebut, AKP Derry menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif pembacokan dipicu oleh masalah pribadi. Dia memastikan tidak ada kaitannya dengan kelompok atau organisasi tertentu.
“Dugaan kuat motifnya adalah perselisihan personal antara korban dan pelaku. Namun, detail pemicunya masih kami gali lebih dalam melalui keterangan tersangka,” kata Kasat Reskrim.
Sedang korban U yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan medis. (**)
Cosmas

