Puluhan Ton Buah Naga Diobral di Pasar Gede

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Obral buah naga dilakukan pedagang dalam merayakan ulang tahun ke 88 pasar tradisional Pasar Gede Kota Solo Jawa Tengah, Jumat (12/1).
Sebanyak 10 ton buah dijual hanya Rp 5000 per kilo hingga diserbu ratusan pembeli yang datang silih berganti. Hal ini disampaikan Koordinator Penyelenggara Komunitas Paguyuban Pasar Gede (Komppag), Wiharto.

Acara tersebut diawali kirab tumpeng sebanyak 88 paket tumpeng beserta sayuran. Setelah itu, tumpeng didoakan dan dibagi para pedagang dan penjual jasa angkut hingga supir becak. Bahkan puluhan ton ditaruh dikeranjang dijual berjajar dengan harga murang yang biasanya Rp 12 ribu per kilo.

Wiharto mengatakan kalau ada kesenian reog, barongsai dalam acara ini dengan tema “Kembul Agung Windu Welasan”. Arti tema tersebut memiliki makna makan bersama dalam satu nampan, dan Windu adalah sebuah episode periodik delapan tahun. Kalau Welasan bermakna kelurahan hati, dimana untuk buah maksimal dibeli lima biji.

” Dengan acara ini maka pasar bisa menjadikan tujuan masyarakat dalam membeli terutama buah. Kita bersaing dengan online, sehingga kita berupaya masyarakat tetap tertarik pasar, ” jelasnya.

Salah seorang warga, Kristina,35, mengatakan kalau dirinya ikut memborong buah naga karena harganya murah. Sama halnya Ari, 38 asal Nusukan justru lima buah dibelinya untuk obat kakaknya. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *