Soloraya

Solo Wani Gelut SOWAG Digelar, Asri Purwanti Targetkan Kebangkitan Tinju Jateng

Ajang adu jotos dan gelut, Solo Wani Gelut (SOWAG) yang akan digelar di GOR Berma Laweyan pada, Sabtu, 4 April 2026. Event ini bertajuk _SOWAG X Wayahe Saduk Jotos X Bondan Gemoy. (foto dokumentasi)

SOLO, POSKITA.co – Ajang adu jotos dan gelut bertajuk Solo Wani Gelut (SOWAG) akan digelar di GOR Berma Laweyan pada 4 April 2026. Event bertajuk SOWAG X Wayahe Saduk Jotos X Bondan Gemoy ini diharapkan mampu membangkitkan olahraga tinju di Jawa Tengah.

Inisiasi menggelar adu jotos dan gelut di Kota Bengawan ini, menjadi ajang pertama kali bagi Asri Purwanti SH, MH, CIL, CPM setelah terpilih  menjadi Ketua DPW Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah.

Setelah melalui proses perenungan cukup panjang dan akhirnya terpilih jadi Ketua. Asri Purwanti berkomitmen untuk mengembangkan tinju sebagai olahraga prestasi sekaligus sarana pembinaan generasi muda.

Menurutnya, tinju tidak hanya identik dengan olahraga keras, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membangun fisik, mental, dan disiplin.

“Tinju bukan sekadar olahraga keras, tetapi juga sarana pembinaan fisik, mental, dan disiplin. Ini olahraga yang sangat baik untuk kesehatan sekaligus membuka peluang meraih prestasi,” kata Asri Purwanti saat bincang santai, Jumat (3/4).

Asri Purwanti yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah menambahkan, untuk mengembangkan tinju amatir dan profesional, akan segera menjalankan sejumlah program ke depan, diantaranya memperbanyak event dan kejuaraan rutin guna meningkatkan jam terbang para atlet. Salah satunya akan menggelar kejuaraan tinju pada Juli 2026.

Selain itu, pelatihan bagi wasit dan pelatih juga akan digencarkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang tinju.

Pembinaan usia dini turut menjadi perhatian utama, dengan menjalin kerja sama bersama sekolah, komunitas olahraga, serta klub tinju di berbagai daerah.

Dia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pengurus pusat agar pembinaan berjalan selaras dengan program nasional dan membuka peluang atlet Jawa Tengah tampil di level internasional.

“Kami tidak ingin berjalan sendiri. Kolaborasi dengan pusat dan berbagai pihak menjadi kunci agar pembinaan atlet memiliki arah jelas hingga ke panggung dunia,” tegasnya.

Sebelumnya, pengurus DPP ATI telah menetapkan restrukturisasi kepengurusan daerah melalui Surat Keputusan Nomor: 01/ATI/SK/III/2026 di Jakarta. Dalam keputusan tersebut, Asri Purwanti dipercaya memimpin ATI  Wilayah Jawa Tengah periode 2026–2031 dengan di dampingin pengurus KSB Adv. indra wahyudi, S.H,.M.M dan Kiki Rika Pradana yang sangat luar biasa untuk terus mengibarkan bendera pataka ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) di seluruh daerah wilayah Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas Ketua Umum ATI Pusat, Ester Situmorang, menegaskan bahwa kepengurusan baru harus langsung bekerja nyata dalam mencetak atlet dan menghadirkan kompetisi berkualitas.

ATI juga menempatkan Jawa Tengah sebagai wilayah prioritas pengembangan, mengingat besarnya potensi atlet yang dimiliki daerah tersebut.

Melalui momentum SOWAG 2026 yang akan digelar di GOR Berma, Pajang, Laweyan, pada Sabtu (4/4), diharapkan lahir petinju-petinju potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.  *

Tanto