Mbak Roin Mbedut Kerja Keras Bikin Aneka Peyek, Pesanan Lebaran 2026 Meningkat
Foto Atas: Mbak Roin mendampingi karyawannya memasak aneka peyek di rumah produksi.
KLATEN, POSKITA.co – Siapa sangka dengan bersusah-susah terlebih dulu, ternyata membawa keberkahan dan kesuksesan. Hal ini terlihat dari sosok Mbak Roin Mbedut (50 th) wanita tangguh asal Jiwan, Jimbung, Kalikotes, Klaten yang sehari-hari membuat aneka peyek.
Diceritakan kepada redaksi Sabtu (7/3/2026) siang di Rumah Produksi Peyek yang berada di Trotok, Wedi, Roin beberapa tahun ini hingga saat ini telah menekuni usaha jualan busana di parkiran makam Sunan Pandanaran kalau malam hari. Kalau pagi hingga sore hari, menggeluti usaha bikin peyek.
Untuk usaha pembuatan peyek sudah dirintis selama 1,5 tahunan ini atau sekitar akhir tahun 2024. Awalnya membuat peyek dari ikan cethul, kacang tanah dan kacang hijau di dapur rumahnya di Jiwan, Jimbung dengan dibantu 2 orang tetangga. Jaringan pemasaran, pelan dan pasti, dengan kerja keras mulai ada kabar baik.
“Kebetulan salah satu mitra kerja saya adalah bisa diterima nyetori atau kirim aneka produk peyek di Sami Laris Klaten, juga titip setoran peyek di Gondangan Jogonalan, stasiun kereta api di Jogja dan lainnya. Kita jalani penuh kerja keras,” ungkap Roin Mbedut.
Jika suaminya Edy Mbedut masih hidup, kalau melihat kesuksesan hasil kerja kerasnya membuka usaha bikin peyek akan bahagia. Sekitar 2 tahun lalu, Allah SWT lebih mencintai Edy Mbedut yang di masa hidupnya dikenal sebagai penyanyi pop jawa dengan karya lagu yang menghibur.

Saat ini, Roin single fighter memimpin usaha pembuatan peyek, seperti peyek cethul, peyek kacang dan peyek kacang hijau. Juga ada manggleng manis pedas dan intip manis atau asin. Untuk jatah mengirim produksinya ke Sami Laris Klaten seminggu dua kali dan bahan-bahan untuk produksi juga hasil kerjasama dengan mitra kerja.
“Untuk ikan cethul, saya disetori dari teman dari Krakitan, Bayat, juga ada manggleng dengan bahan ketela juga disetori dari sekitar Bayat. Untuk karyawan saya yang di rumah Jiwan, Jimbung ada 2 orang dan kalau yang di rumah produksi ada 4 orang. Kita jalani dan syukuri saja roda kehidupan ini. Saya yakin, Allah SWT pasti memberikan jalan terbaik bagi hamba-Nya yang mau kerja keras berusaha atau tawakal,” jelasnya.
Lebaran 2026 ini semakin dekat, maka Roin berusaha memberikan pelayanan kepada mitra kerja dengan baik. Masyarakat yang order atau memesan untuk keperluan lebaran, tetap dilayani dengan senang hati. Soal rasa memang tak kalah dengan produksi peyek lainnya dan harganya juga terjangkau. Rumah produksinya di 500 meter selatan jembatan Ngabetan, Jimbung yang masuk Trotok Wedi. Tertarik? (Hakim)

