Nasional

Masjid Baiturrahman Nusukan Gelar Peringatan Nuzulul Quran

SOLO, POSKITA.CO – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Masjid Baiturrahman, Cangakan, Nusukan Jl Demak Bintoro Bar. Raya II, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia menggelar Pengajian Nuzulul Qur’an pada Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan Nuzulul Quran menghadirkan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko. Dalam tausiahnya, Jatmiko mengungkapkan tentang AlQuran yang selalu memberikan petunjuk sesuai zamannya.

“Nuzulul quran adalah malam penuh keberkahan, berarti malam apa? Bisa dilihat dalam surat Al-Qadr ayat 1, yaitu pada malam Lailatul qadar. Dipersempit lagi, yaitu pada bulan Ramadan dalam surat Al-Baqarah ayat 185,” ujar Jatmiko.

Ia mengatakan Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Alquran, seperti yang difirmankan Allah dalam surat Al Isra ayat 9 yang artinya “Sungguh, Al quran ini memberikan petunjuk kepada jalan lurus dan memberikan kabar gembira kepada orang beriman yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar” (Al-Isra: 9).

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam secara utuh berdasarkan quran sunnah.

Setiap huruf yang dibaca dari Al Quran akan mendatangkan pahala. Bahkan, meskipun seseorang belum fasih dalam membaca Al-Quran, ia tetap mendapatkan pahala, dan bahkan lebih karena kesabarannya.

Ia pun mengajak umat Islam dan jemaah meneladani AlQuran, karena itu bagian mencintai Nabi Muhammad. “Al-Quran tidak hanya menjadi pedoman hidup di dunia, tetapi juga akan memberikan syafaat (pertolongan) di akhirat,” tuturnya.

Rasulullah saw bersabda: “Bacalah Al-Quran, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang membacanya.” (HR. Muslim).

Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya lima ayat AlQuran yang pertama. Itu petunjuk hidup yang pertama dan utama. Peristiwa itu terjadi pada malam yang mulia di bulan Ramadan, bisa dilihat alBaqarah ayat 185, bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan AlQuran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda di antara yang haq dan yang bathil.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam kemuliaan,” pungkasnya.

Cos/*