Soloraya

Tepis Kesan Arogan, Deru Moge HDCI Solo Berubah Jadi Aksi Filantropi di Masjid Al Jihad

HDCI Kota Surakarta bersama Polresta Surakarta berbagi kepada anak yatim piatu dan anggota Supeltas di Masjid Al Jihad Polresta Surakarta, Jumat (27/2). (foto dokumentasi)

SOLO, POSKITA.co – Suara deru mesin motor gede (moge) yang biasanya identik dengan kesan gagah dan eksklusif, sore itu terdengar lebih “lembut” di halaman Masjid Al Jihad, Polresta Surakarta. Bukan untuk pamer kecepatan, puluhan pengendara yang tergabung dalam Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surakarta hadir untuk sebuah misi kemanusiaan.

Pada Jumat (27/2) sore, HDCI Solo membuktikan bahwa di balik jaket kulit dan motor besar mereka, ada kepedulian sosial yang tinggi. Menggandeng Polresta Surakarta, mereka menggelar acara buka bersama sekaligus menyalurkan paket sembako dan uang tali asih kepada puluhan anak yatim piatu serta anggota Relawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas).

Misi Menghapus Stigma

Ketua HDCI Surakarta, Tory Setyo Rinanto, menegaskan bahwa aksi ini merupakan langkah nyata untuk mengikis citra negatif yang terkadang melekat pada komunitas moge.

“Kami ingin menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus menghilangkan image negatif di masyarakat tentang perilaku ugal-ugalan. Fokus kami adalah kolaborasi positif,” ujar Tory.

Tory menambahkan, agenda berbagi ini bukanlah aksi musiman. HDCI telah berkomitmen menjadikan santunan di bulan Ramadan sebagai tradisi tahunan. Tak berhenti di sini, mereka juga berencana menyambangi para petugas di Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran sebagai bentuk apresiasi kepada aparat TNI-Polri yang bertugas menjaga arus mudik.

Apresiasi dari Kepolisian

Langkah humanis komunitas motor ini pun mendapat jempol dari pihak kepolisian. Kasat Binmas Polresta Solo, Kompol Monika Rusmiati, yang hadir mewakili Kapolresta, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut.

“Momen ini sangat positif. Apa yang dilakukan teman-teman HDCI sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita, khususnya anak-anak yatim dan rekan-rekan Supeltas yang selama ini membantu kelancaran lalu lintas di Solo,” ungkap Kompol Monika.

Fokus Kegiatan HDCI Solo di antaranya Santunan: Paket sembako dan uang tunai untuk yatim piatu. Apresiasi: Tali asih bagi anggota Supeltas. Sinergi: Kolaborasi rutin dengan jajaran TNI dan Polri. Komitmen: Menjadikan aksi sosial sebagai agenda tetap setiap Ramadan.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa jalanan bukan sekadar tempat untuk memacu kendaraan, tapi juga ruang untuk berbagi keberkahan.

Tanto/*