Klaten

Khidmat, STIA Madani Klaten Gelar Wisuda Angkatan XIII Tahun 2026 di Hotel Grand Tjokro

Foto Atas: Ada 50 mahasiswa yang ikut wisuda angkatan XIII STIA Madani Klaten di Hotel Grand Tjokro Klaten, Kamis (12/2/2026) pagi.

KLATEN, POSKITA.co – Dari 50 orang mahasiswa peserta wisuda yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Madani Klaten Angkatan XIII di Hotel Grand Tjokro Klaten, Kamis (12/2/2026) pagi, terlihat Alfed Mariyanto (58 th) menjadi peserta wisudawan tertua yang menyelesaikan Waktu kuliah 5 tahun.

Saat ditemui redaksi, Mariyanto yang tinggal di sekitar kampus STIA Madani Klaten yang beralamat di Gondang, Kebonarum, mengaku bahagia bisa kuliah dan bisa lulus dengan gelar Sarjana Administrasi Bisnis (SAB). Di tengah kesibukannya menekuni usaha percetakan, Mariyanto menyempatkan waktunya dengan menimba ilmu perkuliahan di STIA Madani Klaten.

“Saya bangga bisa kuliah di STIA Madani Klaten ini dengan jurusan administrasi bisnis. Kebetulan lokasi perkuliahan dekat dengan rumah. Dengan kuliah di STIA Madani ini, saya bisa meningkatkan kemampuan perusahaan percetakan yang saya geluti. Kebetulan saya menyelesaikan kuliah selama 5 tahun dan saya kuliah sejak 2019,” ujar Mariyanto.

Ketua STIA Madani Klaten Periode 2025-2028 Aditya Ferdiana Arief, SKom MKom menambahkan, untuk wisuda mahasiswa STIA Madani Klaten tahun 2026 ini merupakan angkatan ke-13 dan sengaja lokasi wisuda di Hotel Grand Tjokro agar suasana benar-benar khidmat. Para peserta sudah dikondisikan hadir di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB dan sekitar pukul 08.00 WIB acara dimulai.

Karena jumlah peserta hanya 50 orang mahasiswa yang diwisuda, panitia menggelar acara wisuda di Hotel Grand Tjokro Klaten. Kalau lokasi wisuda digelar di Pendapa Kabupaten Klaten mungkin terlalu besar ruangannya. Wisuda ini merupakan bagian dari proses yang harus dilaksanakan secara seremonial oleh sebuah perguruan tinggi.

H. Sunarto, SE MM (Founder atau Pendiri STIA Madani Klaten) bersama putranya Abdul Yani Setiawan, SIKom (Ketua Yayasan Insan Bhakti Klaten) hadir di acara wisuda STIA Madani Klaten tahun 2026.

“Wisuda ini bukanlah akhir dari segalanya bagi seorang mahasiswa. Ke depan, mahasiswa alumni masih memiliki tantangan cukup banyak dan cukup berat. Para alumni terus berproses, terus meningkatkan potensi diri, berdampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat, serta membanggakan bagi almamater,” pesan Aditya.

Terpisah, Prof. Dr. Hj. Sri Sumarni, MPd, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang hadir dalam wisuda ini berpesan agar segenap mahasiswa STIA Madani Klaten yang diwisuda benar-benar bisa menerapkan ilmu yang dikuasai atau dipelajari selama masa perkuliahan. Dan dalam menjalani tantangan zaman yang semakin berat ini, para wisudawan bisa menerapkan jiwa karakter yang kuat.

“Buat para wisudawan harus terus berjuang, terus belajar, karena hidup itu selalu mengalami perubahaan dan tantangan semakin berat. Jalani hidup dengan karakter yang kuat, karena dengan karakter hati nurani kita akan terus tertempa,” pesan Prof Sumarni yang dalam acara ini mengisi orasi ilmiah.

Hadir dalam acara ini H. Sunarto, SE MM (Founder atau Pendiri STIA Madani Klaten), Abdul Yani Setiawan, SIKom (Ketua Yayasan Insan Bhakti Klaten), Agus Hardaya, SH MM (Yayasan Insan Bhakti Klaten, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten Drs. H. Purwanto AC, MSi, Taufik Andika Kristyanto, SKom, MM (Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdik Klaten), dan lainnya.

Ada dua mahasiswa yang mendapatkan penghargaan sebagai peserta wisudawan terbaik, yaitu Havid Saifudin, SAP dengan indeks prestasi (IP) 3,56 dan Safna Rafika Amanda, SAB dengan IP 3,60. Untuk pembacaan janji atau Prasetya alumni STIA Madani Klaten dipimpin Hari Eko Cahyono. Dari pantauan redaksi, usia mahasiswa yang lulus masih muda-muda, kisaran 20-23 tahun.

Saat ditemui redaksi, Abdul Yani Setiawan, SIKom, Ketua Yayasan Insan Bhakti Klaten, menyatakan kalau STIA Madani Klaten ini berdiri sejak tahun 2002 dengan pendirinya H. Sunarto, SE MM dan beberapa waktu ke depan akan melakukan pelebaran sayap dengan mendirikan Universitas baru yang lokasinya di Boyolali.

“Saat ini kampus sudah membuka pendaftaran bagi mahasiswa baru dan bisa melihat langsung website atau medsos STIA Madani Klaten. Untuk mahasiswa yang kuliah, sudah ada yang bekerja di perusahaan atau dinas dan ada pula yang murni kuliah program KIP setelah lulus dari SMA atau sederajat,” jelas Abdul Yani alias Mas Wawan.

Orangtua para mahasiswa hadir menyaksikan proses wisuda STIA Madani Klaten angkatan XIII tahun 2026.

STIA Madani Klaten, ujar Abdul Yani, tak hanya melulu jalankan perkuliahan, tetapi juga menghantarkan mahasiswa dengan kunjungan ke dinas, kunjungan ke pabrik atau perusahaan, lakukan seminar, kajian atau kegiatan lainnya yang mendorong mahasiswa semangat dalam kuliah. Mahasiswa tahu akan dunia kerja nyata dan bisa mengaplikasikan ilmunya.

Sejumlah dosen dan karyawan STIA Madani Klaten terlihat solid demi menyukseskan gelaran Sidang Senat Terbuka STIA Madani Angkatan XIII tahun 2026. Para orangtua juga hadir dan terlihat bahagia menyaksikan putra-putri atau keluarga mereka yang secara resmi diwisuda di Hotel Grand Tjokro Klaten. Acara ditutup dengan lantunan doa oleh KH Suradi Abdul Somad dan diisi dengan acara foto-foto para wisudawan. (Hakim)