Klaten

Sukses..!! Ada 465 Karateka Ikut Ujian Kenaikan Tingkat Semester 1 INKAI Klaten Tahun 2026

Foto Atas: Ketua INKAI Klaten Bambang Sutadi, AMd Eng foto bersama para Sensei yang memberi nilai dalam ujian kenaikan tingkat tahun 2026.

KLATEN, POSKITA.co – Meskipun langit agak mendung mau turun hujan, sebanyak 465 karateka terlihat penuh semangat mengikuti ujian kenaikan tingkat semester 1 tahun 2026 di Saroga KONI Klaten yang berada di wilayah Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Minggu (8/2/2026) pagi.

Ketua Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kabupaten Klaten Bambang Sutadi, Amd Eng, mengatakan, jumlah peserta yang ikut tampil ada 465 atlet karateka yang terbagi dalam 32 ranting INKAI. Kebetulan di Klaten ini ada 80 lebih ranting dan saat ini baru ada 32 ranting yang mengirimkan atlet karateka ikut ujian kenaikan tingkat.

“Sekedar diketahui, INKAI ini singkatan dari Institut Karate-Do Indonesia. INKAI merupakan salah satu perguruan karate aliran Shotokan tertua, terbesar dan menjadi salah satu anggota Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) yang berfokus pada pendidikan karate, pembinaan karakter, dan pencapaian prestasi nasional maupun internasional,” jelas Bambang saat ditemui di lokasi kegiatan.

Lebih jauh dikatakan, INKAI mengikuti aliran Shotokan dan bekerja sama dengan Japan Traditional Karate Association (JTK). Selain itu, INKAI merupakan salah satu organisasi bela diri yang berkembang pesat dan menjadi beladiri wajib di TNI yang memiliki cakupan tempat latihan atau dojo yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. INKAI selama ini aktif menyumbangkan emas dalam multi-event seperti SEA Games dan Asian Games.

Untuk 465 atlet karateka yang ikut ajang ujian kenaikan tingkat ini terbagi 150 karateka sabuk putih, sabuk kuning ada 51 karateka, sabuk hijau ada 98 karateka, sabuk biru Kyu 5 ada 49 karateka, sabuk biru Kyu 4 ada 54 karateka, sabuk coklat Kyu 3 ada 35 karateka dan sabuk coklat Kyu 2 ada 27 karateka.

Untuk peserta karateka dari ranting INKAI di Klaten, antara lain ada 59 karateka dari ranting GOR Gelarsena, ranting Kodim 0723 Klaten ada 54 karateka, ranting INKAI MMC Kemalang ada 45 karateka, ranting WKF Wanglu Trucuk ada 43 karateka, ranting CKC Jaya Ceper ada 34 karateka, ranting ESDEGAN SDN 3 Klaten ada 31 karateka, ranting Karanganom Klaten Utara ada 23 karateka, ranting Kebondalem Lor Prambanan dan SDIT Smart Cendekia Karanganom masing-masing mengirimkan 19 karateka dan ranting lainnya.

Dalam mengikuti INKAI, Bambang Sutadi mengajak semua anggota karateka menjaga dan mengamalkan 5 Sumpah Karate, yaitu sanggup memelihara kepribadian, sanggup patuh pada kejujuran, sanggup mempertinggi prestasi, sanggup menjaga sopan santun dan sanggup menguasai diri. Sumpah karate ini tidak boleh diabaikan dan harus menjadi motivasi setiap karateka.

“Selain itu, INKAI juga bertujuan untuk Pendidikan, yaitu mendidik manusia Indonesia seutuhnya dengan ciri-ciri sebagai berikut, yaitu berkepribadian luhur, berbudi pekerti yang luhur, memiliki daya juang yang tinggi, menjunjung nilai-nilai etika, serta memiliki kedewasaan mental melalui karate-do,” ungkap Bambang yang tinggal di Wanglu, Trucuk.

Para karateka sedang disiapkan untuk menyaksikan demo Kumite yang diperagakan para karateka senior di SAROGA KONI Klaten, Minggu siang, 8 Februari 2026.

Selama ini, INKAI Klaten selalu menggelar berbagai agenda di Saroga KONI Klaten. Hal ini menjadi upaya menghidupkan tempat olahraga KONI Klaten menjadi milik para atlet olahraga se Kabupaten Klaten. Kalau mengadakan acara di Saroga KONI Klaten, jelas Bambang, panitia tidak perlu menyewa atau membayar gedung alias gratis jika menempati Saroga KONI Klaten.

Di Saroga KONI Klaten ini ada tempat latihan memanah, olahraga tinju, taekwondo, basket, dan lainnya. Suasana nyaman dan parkiran juga luas jika menempati Saroga KONI Klaten. Dan di acara ini juga menjadi berkah bagi UMKM yang berjualan aneka jajanan atau minuman untuk para atlet karateka.

“Kalau mau bergabung di INKAI, bisa mendatangi ranting terdekat yang tersebar di berbagai titik. Tinggal memilih lokasi terdekat rumah atau sekolah yang dikehendaki. INKAI Klaten tidak mengajarkan generasi muda untuk senang berkelahi atau cari musuh. INKAI mencetak atlet dengan memiliki kemampuan beladiri yang baik dan tetap memiliki budi pekerti yang luhur,” pesan Bambang.

Dalam ujian kenaikan tingkat ini dinilai tiga hal atau faktor, yaitu penilaian materi kihon, kata dan kumite. Materi Kihon ada gedan uke (gedan barai), age uke, soto uke, uchi uke, shuto uke, chudan uke, jodan zuki, mae geri chudan, mae geri jodan, yoko geri keage, dan yoko geri kekomi. Untuk materi kata ada bentuk, irama dan tenaga. Sedangkan materi kumite ada penilaian gohon kumite oi zuki jodan, gohon kumite oi zuki chudan dan mae geri chudan. (Hakim)