Nasional

Gus Yasin:  Kepemimpinan DPW PPP Jateng Kompak dan Kondusif

Sekjen DPP PPP, Gus Yasin Maimoen menyampaikan sambutan di acara tasyakuran Harlah ke-53 PPP di Kantor Rumah Besar Umat Islam di Tambaaji Semarang. (foto dokumentasi)

SEMARANG, POSKITA.co – Sekjen DPP PPP Gus Yasin Maimoen memuji kepemimpinan DPW PPP Jateng yang tetap bertahan menjaga kekompakan  dan suasana kondusif ditengah persoalan  internal PPP yang belum tuntas pasca muktamar di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Langkah DPW PPP tersebut untuk menyikapi  kepengurusan di pusat yang masih belum clear soal konstitusi partai yang semestinya menjadi dasar hidup dan perjalanan partai.

Putra tokoh kharismatik Mbah Maimoen Zoebair tersebut berharap  kepemimpinan DPP bisa segera ada kejelasan sehingga kalau DPP bergerak ada dasar hukumnya dan semua produknya menjadi legal dan dipatuhi oleh semua pengurus partai di semua tingkatan.

Di moment tasyakuran Harlah ke-53 PPP di Kantor Rumah Besar Umat Islam di Tambaaji Semarang tersebut, Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie mengemukakan optimisnya bahwa kegaduhan yang menimpa muktamar PPP tahun lalu tidak mempengaruhi di tingkat wilayah dan kebawah. Karena semua yang berada di daerah cukup dewasa mensikapi keadaan dan sungkan membuat keributan.

“Atas perintah Muswil dari DPP dengan kebijakan sepihak dari Pak Mardiono, kami  sikapi dengan arif dan bijak dengan minta ditunda, karena tidak ada dasar hukumnya yang sah dan kalau dipaksakan bisa menimbulkan gesekan yang bisa mengancam kekompakan,” terangnya.

Perihal penundaan muswil ditanggapi dengan baik. Hal ini atas dasar tuntutan Masruhan agar di DPP memenuhi tiga hal, yaitu adanya AD/ART yang menjadi dasar orgaisasi, adanya program lima tahun kedepan dan terbentuknya kepengurusan yg lengkap.

“Saya optimis semua itu akan segera terwujud,” bebernya.

Hadir dalam tasyakuran Harlah PPP Jateng adalah para masyayih, para pengurus Wilayah dan kader partai. Tasyakuran berlangsung cukup meriah dengan penampilan senandung shalawat  Laela Majnun. (**)

Tanto