Komunitas Batak Di Solo Tarikan Tor Tor Ngundu Mantu Putri Presiden Saat CFD

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Komunitas dari Batak yang berada di Kota Solo Jawa Tengah menari tor tor dalam mewarnai Ngunduh Mantu Putri Presiden. Bahkan pertunjukan tari ini dilakukan di jalan car free day atau Jalan Slamet Riyadi Kota Solo Jawa Tengah.

Dalam pertunjukan yang menjadi daya tarik pengunjung car free day ini menampilakan tarian khas Medan. Dalam tarian tersebut kalau para penari itu juga menggunakan pakaian khas Sumatera Utara.

Pakaian tersebut yakni memiliki ciri khas ulosnya dan menggunakan sortali semacam sebuah ikat di kepala.

Lusiana Gultom selaku koordinator pelaksana kegiatan mengatakan mereka ini orang asli Sumatera Utara yang tinggal di Solo.

Untuk mempersiapkan pertunjukan ini mereka membutuhkan waktu sekitar tiga Minggu lamanya dalam berlatih menari.

Selain mengenalkan budaya Sumatera Utara kepada masyarakat, kalau mereka juga ikut merasakan kebahagiaan atas pernikahan putri presiden di Medan.

“Tari tor-tor itu merupakan salah satu tarian budaya khas Sumatera Utara, selain membawakan tor-tor kami juga melakukan senam like Toba,” jelas Lusiana.

Puncak prosesi Ngunduh Mantu dilakukan oleh Kahyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasutiondi Medan, Sumatera Utara, Minggu (26/11) hari ini.

Berbagai upacara adat dilakukan disana, termasuk prosesi kirab alkuturasi dua budaya, yakni Jawa dan Sumatera.

Mereka para penari ini yang tinggal di Kota Solo sengaja menunjukkan Budaya Batak yakni tarian ke masyarakat Kota Solo saat ini.

Bahkan disela sela pertunjukan ini didapati gambar foto bersama pasangan Kahyang Bobby sewaktu pernikahan di Solo waktu itu. (Agung Santoso )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *