Klaten

Ujian Kenaikan Tingkat INKAI Klaten Tahun 2026 Diikuti 415 Atlet di GOR KONI

Keterangan Foto: Ketua INKAI Klaten Bambang Sutadi bersama Sensei foto bersama anggota INKAI bersabuk naik 2 tingkat di ajang ujian kenaikan tingkat, Minggu, 4 Oktober 2026.

KLATEN, POSKITA.co – Setidaknya sebanyak 415 atlet karate ikut tampil dalam ujian kenaikan tingkat INKAI Klaten di GOR KONI Klaten, Minggu (4/10/2026) pagi. Segenap orangtua juga hadir mendampingi mereka sejak pagi hingga habis dzuhur sekitar jam 13.00 WIB.

Ketua INKAI Klaten Bambang Sutadi, AMd mengatakan, untuk peserta ujian kenaikan tingkat tahun 2026 terbagi beberapa sabuk. Untuk peserta sabuk putih ada 82 atlet, sabuk kuning ada 96, hijau 50, biru kyu 5 ada 80, biru kyu 4 ada 47, coklat kyu 3 ada 37 dan coklat kyu 2 ada 23 dengan jumlah total 415 atlet.

“Peserta terbanyak yang mengirimkan atletnya adalah ranting Kodim 0723 Klaten dengan jumlah 60 atlet. Untuk ranting GOR Gelarsena 50 atlet, WKF Wanglu 48 atlet, D’Vastu 45, CKC Jaya 34, MMC Kemalang 31, SDIT Smart Cendekia Karanganom 29, Danguran 15, Kebondalem Lor 15, Karanganom 14, SDN 3 Klaten 11, JKC Jotangan 11, SD Muhtong 9, Speak First Klaten 6 dan lainnya. Ada 26 ranting INKAI yang menghadirkan atletnya tampil di ajang ujian kenaikan tingkat ini,” ungkap Bambang.

Lebih jauh dikatakan, untuk jumlah ranting INKAI se Klaten kisaran 80-an titik dengan total anggota seribu lebih. Untuk menjadi artlet INKAI, usia sejak PAUD, TK diterima, seperti dalam ujian kenaikan tingkat ini ada dua atlet usia 4 tahun dan 5 tahun sudah ikut tampil.

Sejak dini, usia 4-5 tahunan, bisa diterima bergabung dan berlatih karate dengan penuh kesabaran. Banyak ranting INKAI di Klaten yang berada di sejumlah sekolah dan langkah ini secara tidak langsung ikut memberikan Pendidikan karakter kepada anak-anak terkait cinta olahraga, semangat kerja keras, rajin berlatih dan lainnya.

Anggota yang gabung di INKAI sejak dini dipesankan kalua berlatih karate itu bukan untuk berkelahi atau mencari musuh. INKAI Klaten secara aktif menggelorakan semangat untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat lewat cabang olahraga karate.

Para anggota karate Klaten ikut ujian kenaikan tingkat bersama INKAI Klaten, Minggu, 4 Oktober 2026.

Untuk karate ini memiliki motto rendah hati, menjaga kepribadian, menjunjung tinggi kejujuran, berusaha kerja keras menggapai prestasi atau semangat juang, menghormati orang lain atau adab sopan santun dan lainnya. Motto ini, jelas Bambang, tetap ditanamkan kepada para anggota INKAI dan tidak boleh sombong.

Dalam ujian kenaikan tingkat ini, jelasnya, setiap anggota sabuk dipanggil dan menampilkan jurus sesuai instruksi penilai. Dan juga ada atraksi anggota INKAI Klaten yang menjadi atlet perwakilan dalam turnamen di depan anggota. Hal ini untuk memotivasi anggota lainnya lebih semangat berlatih.

“Bagi sekolah yang ingin atau menghendaki membuka ranting untuk berlatih karate siswa, INKAI Klaten sangat mendukung dan terpenting tidak saat jam pelajaran sekolah. Biasanya jam ekstra bisa dimasukkan program latihan karate dan tetap mendapat dukungan sekolah maupun paguyuban orangtua,” ungkap Bambang. (Hakim)