Nasional

Ahmad Luthfi Saksikan Langsung Perjuangan Kafilah Jateng pada MTQ Nasional XXXI

Foto: Humas Jateng

SEMARANG, POSKITA.co – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyaksikan langsung perjuangan sejumlah kafilah Jawa Tengah saat berkompetisi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026.

Hal itu dilakukan saat pertandingan cabang Fahmil Al-Qur’an putri di Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin, 14 September 2026. Saat itu, Jawa Tengah yang diwakili Laila Nur Khoiriyah, Avina Izzatul Mufrodah, dan Nabila Zuhairani berlawanan dengan kafilah Sumatera Barat dan Jambi. Cabang ini menguji pemahaman Al-Qur’an, keluasan wawasan, kecepatan berpikir, dan kekompakan tim.

Dalam pertandingan itu, Jawa Tengah yang awalnya sempat tertinggal dari Sumatera Barat, akhirnya mampu membalikkan keadaan dan memenangi pertandingan dengan skor 1.250. Sehingga Jawa Tengah lolos di babak penyisihan.

Momentum kebangkitan muncul pada sesi cerdas cermat babak rebutan. Jawa Tengah dua kali berhasil menjawab pertanyaan yang dilempar dari Sumatera Barat dan Jambi hingga berbalik unggul dengan skor sementara 950.

Laila, Avina, dan Nabila terus menjaga konsentrasi saat Sumatera Barat berusaha mengejar perolehan angka. Jawa Tengah akhirnya mampu mempertahankan keunggulan dan menutup babak penyisihan dengan skor 1.250.

“Alhamdulillah, kami merasa senang dan terharu. Tidak menyangka bisa meraih kemenangan. Tadi kami sempat selisih sedikit poin, tetapi ternyata masih bisa mengejar nilainya,” kata Laila ditemui usai kompetisi.

Hasil tersebut memastikan regu Fahmil Al-Qur’an puteri Jawa Tengah melaju ke babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung Kamis, 17 September 2026. Jika kembali lolos, mereka akan tampil pada babak final, Jumat, 18 September 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang menyaksikan jalannya perlombaan turut menyampaikan apresiasi kepada UIN Walisongo dan perguruan tinggi lain yang dilibatkan sebagai lokasi pelaksanaan MTQ Nasional XXXI.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Rektor UIN Walisongo beserta seluruh sivitas akademika yang ikut menyukseskan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah. Ini merupakan bentuk kolaborasi karena kampus dilibatkan dalam penyelenggaraan MTQ,” kata Luthfi.

Menurutnya, kolaborasi dalam penyelenggaraan MTQ tidak hanya melibatkan perguruan tinggi, tetapi juga masyarakat, pelaku UMKM, ulama, tokoh masyarakat, hingga lintas agama. (*)

Cosmas