Klaten

Bank Klaten Kelola Aset Rp523,340 Milyar, Raih Golden Trophy BUMD 2026

Keterangan Foto: Suasana Bank Klaten tetap nyaman dan nasabah bisa dapat layanan berbagai produk perbankan.

KLATEN, POSKITA.co – PT BPR Bank Klaten (Perseroda) dibawah kepemimpinan Direktur Utama Dewi Ekosari Kurnianingrum, SE MM, terus mengalami kemajuan dan mencapai sejumlah prestasi. Termasuk pada April 2026 ini, tepatnya Senin, 13 April 2026, Bank Klaten raih prestasi membanggakan dan tetap disyukuri.

Bank Klaten meraih peringkat 3 se Indonesia sebagai pengelola BPR Milik Pemkab dengan omzet Rp500 milyar hingga Rp1 trilyun tahun 2026 yang penghargaan ini diberikan The Asian Post dengan Predikat Sangat Baik Kinerja Keuangan tahun 2026. Hal ini dikatakan Dirut PT BPR Bank Klaten (Perseroda) Dewi Ekosari Kurnianingrum kepada redaksi di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026) siang.

“Jadi belum lama, tepatnya Senin, 13 April 2026, Bank Klaten mendapatkan penghargaan peirngkat 3 se Indonesia pengelolaan asset Rp500 milyar hingga Rp1 trilyun dari The Asean Post Jakarta tahun 2026. Tahun 2026 ini, Bank Klaten juga mendapatkan penghargaan TOP BUMD 2026 Bintang 5, Golden Trophy BUMD 2026, TOP Pembina BUMD 2026 yang diterima Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan juga saya sendiri selaku Dirut Bank Klaten sebagai TOP CEO BUMD 2026. Ini prestasi luar biasa dan tetap kita syukuri,” ungkap Dewi.

Bank Klaten raih Golden Trophy BUMD 2026, karena selama 5 tahun berturut-turut raih penghargaan dan layak mendapatkan prestasi ini. Bank Klaten dipandang menjadi salah satu BPR milik Pemkab di Indonesia yang memiliki kapabilitas dan kelayakan penuh tanggungjawab dukung pembangunan Pemkab Klaten. Salah satunya secara nyata, berikan PAD untuk Pemkab Klaten yang membanggakan dan penuh syukur.

Untuk laporan keuangan, Dewi mengatakan, data per Desember 2025, aset realisasi bisnis Bank Klaten ada Rp523,340 milyar atau 100,19 persen capaian realisasinya. Untuk kredit yang telah terealisasi ada Rp427,060 milyar (capaian 106,47 persen), total tabungan dan deposito realisasinya Rp448 milyar lebih (100,51 persen capaian), realisasi labanya capai Rp9,695 milyar dan setor PAD ke Pemkab Klaten ada Rp5,332 milyar.

Per Maret 2026, Bank Klaten tetap konsisten salurkan kredit ke UMKM sebesar Rp308 milyar atau 72,4 persen dengan jumlah nasabah 3304 orang. Juga salurkan kredit karyawan atau kredit pegawai sebesar Rp117 milyar atau 27,6 persen dengan jumlah nasabah 3654 orang.

“Untuk per akhir Maret 2026, Bank Klaten juga dana tabungan 72.049 nasabah sebesar Rp250 milyar dan deposito 2.863 nasabah sebesar Rp205 milyar. Kita biasanya per triwulan mengadakan evaluasi kinerja capaian rencana bisnis Bank atau RBB. Luar biasa capaian Bank Klaten secara realisasinya,” jelasnya.

Secara terperinci, data per Desember 2025 untuk kredit UMKM ada Rp294.234.097.064,-, tabungan ada Rp241.640.236.698,- dan deposito ada Rp207.257.550.000,-. Sedang per Maret 2026, kredit UMKM ada Rp302.027.644.507,-, tabungan ada Rp250.054.450.143,- dan deposito ada Rp205.126.650.000,-.

Menurut Dewi, Bank Klaten juga diberikan amanah Pemkab Klaten melayani gaji untuk PPPK Penuh dan PPPK Paroh Waktu. Untuk yang pengelolaan gaji PPPK Paruh Waktu dimulai per Desember 2025 lalu yang jumlah nasabahnya ada 3091 (terdiri PPPK Paroh Waktu). Sebelumnya Bank Klaten juga mengelola gaji PPPK Penuh Waktu Dinas Pendidikan Klaten sejumlah 2756 nasabah.

Keberadaan Bank Klaten, selama ini tetap solid dan 130 karyawannya juga terlihat penuh dedikasi mengawal berbagai produk layanan perbankan yang ada di Bank Klaten. Untuk layanan nasabah Bank Klaten juga tak hanya di wilayah Klaten, akan tetapi juga melayani nasabah dari luar Klaten.

“Bank Klaten yang merupakan BPR Banknya milik Pemkab Klaten, tetap berinovasi dengan berbagai produk layanan perbankan. Para nasabah kita layani tak hanya warga Klaten semata, kita juga melayani nasabah dari Wonogiri, Boyolali, Sragen, Semarang, Yogyakarta, dan kota lainnya. Bank Klaten tetap bermanfaat dan membawa berkah,” ungkap Dewi.

Sebagai BPR milik Pemkab Klaten, tetap berinovasi. Salah satunya per Februari 2026, Bank Klaten membuka layanan kredit pembelian emas Batangan dengan bekerjasama dengan galeri penjualan emas. Emas batangan dibeli secara kredit cash oleh Bank Klaten dan nasabah mengangsur pembelian emas batangan di Bank Klaten.

Bank Klaten juga tak hanya menyetorkan PAD ke Pemkab Klaten saja, akan tetapi juga memberikan dampingan kepada ribuan UMKM dengan memberikan KUR Daerah atau KURDA yang menarik. Bank Klaten hadir mengembangkan dan berikan subsiudi bunga ringan 95 persen kredit kepada pelaku usaha UMKM. Salah satu tujuannya, ujar Dewi, Bank Klaten ingin hidupkan dan bangkitkan roda ekonomi UMKM semakin eksis.

Direktur Utama PT BPR Bank Klaten (Perseroda) Dewi Ekosari Kurnianingrum, SE MM tunjukkan penghargaan Golden Thropy tahun 2026.

Wujud kepedulian dengan program pariwisata, Bank Klaten sekitar akhir tahun 2025 lalu, juga meakukan program penghijauan dengan Go Planet. Bank Klaten hadir di Rowo Jombor, Krakitan, Bayat dengan menanam sejumlah pohon untuk penghijauan di sejumlah titik wisata di Rowo Jombor. UMKM yang ada di wilayah objek wisata juga diberikan dampingan dan diberikan KUR Daerah bunga ringan.

“Monggo untuk seluruh warga Klaten bisa manfaatkan layanan kredit subsudi dengan bunga ringan atau subur seperti KUR Daerah atau Kurda. Bunganya sangat menarik, 2,4 persen per tahun atau cuma bayar 0,2 persen per bulan. Jangan lupa dapatkan hadiah menarik pada Agustus 2026 mendatang, sebab ada undian tabungan Semar dan Simba berupa 2 hadiah mobil Calya dan Brio, motor listrik, TV, kulkas dan hadiah menarik,” pesannya.

Dipertegas pula, Bank Klaten ini aman dan dana tabungan atau deposito nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. Bank Klaten dalam bekerja juga dipantau intens dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, sehingga pengelolaan dana yang ada tidak boleh sembrono dan bisa dipertanggungjawabkan. Bank Klaten, kata Dewi, layak menjadi tujuan masyarakat untuk urusan produk perbankan yang dipercaya dan amanah. (Hakim)