Soloraya

Lebih dari Sekadar Bukber, Nyalakan Kembali ‘Api Dakwah’ yang Berdampak

Foto dokumentasi

KARANGANYAR, POSKITA.co  – Buka puasa bersama (bukber) seringkali hanya menjadi ajang melepas rindu. Namun, bagi para alumni Ma’had Abu Bakar Ash-Shiddiq (MABAS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan 2007, pertemuan ini adalah momentum untuk menyusun saf dan memperkuat gerakan dakwah di era modern.

Bertempat di Warung Soto Seger Mbok Giyem, Karanganyar, Rabu (11/3/2026), acara bertajuk “Berkah Silaturahmi dalam Ketakwaan” ini menjadi wadah konsolidasi para mubalig untuk memastikan syiar Islam tetap relevan dan berdampak luas bagi masyarakat.

Meneladani Karakter Takwa melalui Berbagi

Ustaz Dwi Jatmiko, Dai Champions Standardisasi MUI Pusat sekaligus pengajar di SD Muhammadiyah 1 Ketelan, menegaskan bahwa esensi bukber adalah manifestasi dari Surat Ali Imran ayat 133-134.

“Salah satu ciri orang bertakwa adalah mereka yang berinfak dalam kondisi lapang maupun sempit. Seperti hari ini, semangat berbagi antar sesama alumni menjadi bukti nyata bahwa pilar dakwah di akar rumput masih sangat kokoh,” ujar Jatmiko.

Transformasi Dakwah ke Ranah Digital

Tidak hanya sekadar reuni fisik, Jatmiko mendorong rekan-rekan alumninya untuk melek teknologi. Mengingat tantangan zaman yang kian dinamis, ia menekankan pentingnya Dakwah Digital.

Visi masa depan: Pengembangan platform dakwah via website dan blogspot. Rencana aksi: Menginisiasi pelatihan dasar jurnalistik bagi para alumni untuk mengasah kemampuan literasi dakwah. Belajar sepanjang hayat: Komitmen untuk terus meng-upgrade diri demi mendukung visi MABAS sebagai pusat pendidikan kader mubalig dan bahasa Arab yang unggul.

Merawat Sejarah, Mempererat Ukhuwah

Nuansa silaturahmi semakin kental saat Abdullah Anis, salah satu alumni yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan Pengurus Masjid Jami’ Assegaf Solo, berbagi kisah sejarah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga warisan dakwah, berkaca pada sejarah Masjid Assegaf yang didirikan sejak 1920-an di atas tanah pemberian Raja Surakarta, Pakubuwono X.

“Silaturahmi adalah kunci pembuka pintu rezeki dan umur yang berkah,” ungkap Anis mengutip hadits riwayat Bukhari dan Muslim, sekaligus menekankan bahwa kolaborasi antar-alumni adalah kekuatan utama dalam membangun umat.

Cosmas