BPBD Klaten Gelar Forum Perangkat Daerah 2027, Rakyat Dihimbau Tetap Waspada Bencana.!!
Foto Atas: Kepala Pelaksana BPBD Klaten Syahruna memberikan penjelasan atau penyampaian informasi terkait rencana strategis BPBD Klaten tahun 2027 didampingi Sekreataris BPBD, para Kabid dan pemateri dari Bapperida Klaten.
KLATEN, POSKITA.co – Dalam rangka proses penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten 2027, maka Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Klaten Syahruna, SH CN mengadakan Forum Perangkat Daerah di ruang pertemuan lantai 1 BPBD Klaten, Rabu (18/2/2026) pagi.
Syahruna mengatakan, BPBD Klaten selama ini intens dalam tugas penanggulangan bencana di wilayah Klaten, termasuk penanganan dampak banjir, kebakaran, dan sosialisasi rawan bencana kepada masyarakat. Klaten ini termasuk daerah yang rawan bencana dan masyarakat harus siap dengan diberikan sosialisasi kewaspadaan ini akan bencana.
“Kita undang sejumlah Kepala OPD, Camat, TP PKK, para relawan pentahelik, wartawan dan lainnya dalam acara Forum Perangkat Daerah BPBD Klaten tahun 2027. Para Camat dalam acara ini diwakilkan para Kasi Trantib yang selama ini juga selalu proaktif dalam menginformasikan dan mengawal penanganan bencana di Klaten,” jelas Syahruna.
Ikut hadir dan mendampingi Syahruna dalam kegiatan Forum Perangkat Daerah BPBD Klaten 2027, ada Sri Yuwana Haris Yuliyanta, ST MT (Sekretaris BPBD Klaten), Hadi Susanto, SIP MCs (Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Klaten), Anjung Darojati Nuruzzaman, SE MM (Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten), Bondan Sidharta Purbo Sejati, SHut MM (Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Klaten) dan jajaran lainnya.
Disampaikan pula, untuk program penunjangurusan pemerintah daerah kabupaten ada 7 kegiatan dan 22 sub kegiatan. Sedang program penanggulangan bencana Kabupaten Klaten, BPBD Klaten mempunyai 4 kegiatan penanggulangan bencana dan 19 sub kegiatan. Semua tetap dianggarkan dan menyesuaikan kebutuhan yang ada.
Menurut Syahruna, 4 kegiatan tersebut adalah pelayanan informasi rawan bencana kabupaten/kota, pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana, pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana, dan terakhir penataan system dasar.
“BPBD Klaten juga berupaya mewujudkan ketahanan daerah dalam menghadapi bencana alam dan perubahan iklim yang berkelanjutan. Untuk indikator indeks penyelenggaraan Trantibumlinmas Sub Urusan Bencana target tahun 2027 satuan nilainya 70 dan target tahun 2028 satuan nilainya 75,” jelas Syahruna.

Sementara itu, Yuwono Haris menambahkan, semua OPD di Pemkab Klaten memang harus dan wajib mengadakan Forum Perangkat Daerah tahun 2027 sesuai dasar hukumnya Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang pada Pasal 84 berbunyi “Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah dibahas dengan pemangku kepentingan dalam Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah untuk memperoleh saran dan masukan”.
“Dan BPBD Klaten secara terkoordinasi telah menyusun rencana strategi atau Renstra dari 2025-2029, termasuk disampaikan renstra tahun 2027. Agenda Forum Perangkat Daerah BPBD Klaten 2027 ini sasarannya untuk meningkatnya kualitas layanan pencegahan dan kesiapsiagaan, penanganan pada saat tanggap darurat dan pasca bencana. Pemateri juga disampaikan dari Bapperida Klaten, yaitu Eny Wulandari, SSos MSi yang posisinya sebagai perencana di Bapperida Klaten,” ujar Yuwono.
BPBD Klaten tetap bergerak dan menjalin dengan semua pihak, termasuk dengan semua relawan yang ada di wilayah Kabupaten Klaten. Ancaman bencana kapan saja bisa terjadi, baik angin kencang, banjir, kebakaran, gunung merapi meletus, gempa bumi dan lainnya. Acara Forum Perangkat Daerah BPBD Klaten 2027 ini ditutup dengan penandatangan berita acara oleh perwakilan tamu undangan yang hadir. (Hakim)

