“Mata Elang” di Langit Bocimi: Canggihnya Mudik 2026 Tanpa Macet
SUKABUMI, POSKITA.co – Bayangkan sebuah “mata elang” yang tak pernah berkedip memantau perjalanan pulang kampung Anda dari ketinggian. Bukan sekadar imajinasi, pemandangan inilah yang menghiasi langit Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) pada musim mudik Lebaran 2026 ini.
Korlantas Polri secara resmi menerjunkan armada teknologi tingkat tinggi untuk memastikan jalur yang seringkali padat ini tetap “bernafas” lega. Tak tanggung-tanggung, teknologi Vertical Take-Off and Landing (VTOL) UAV dan ETLE Drone dikerahkan sebagai garda terdepan pengawasan udara.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengecek pesawat nirawak canggih jenis Vertical Take-Off and Landing (VTOL) UAV dan ETLE Drone untuk memantau pergerakan kendaraan secara real time di Tol Bocimi, Jumat (20/2). (foto dokumentasi)
Apa yang membuat teknologi ini istimewa? Berbeda dengan drone hobi pada umumnya, VTOL UAV mampu terbang stabil seperti helikopter namun meluncur cepat seperti pesawat di udara. Ia mampu memantau pergerakan kendaraan secara real-time dari ruas fungsional Parungkuda hingga Karangtengah.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa teknologi ini adalah “pembisik” bagi petugas di lapangan.
“Tujuannya untuk memperkuat pengendalian arus. Dengan data dari udara, kami bisa mengambil keputusan cepat untuk rekayasa lalu lintas jika terjadi penumpukan kendaraan,” ujar Irjen Pol Agus saat meninjau jalur, Jumat (20/2/2026).
Strategi “Pecah Arus” dan Aturan Tegas
Prioritas Operasi Ketupat 2026 kali ini adalah kelancaran. Jika terpantau ada kepadatan dari arah Jakarta menuju Sukabumi atau sebaliknya, petugas akan langsung menerapkan skema rekayasa situasional. Bahkan, jika kondisi arus balik mulai mendesak, tol fungsional akan dibuka secara maksimal guna mengurai beban jalan utama.
Namun, teknologi canggih saja tidak cukup. Ketegasan di darat tetap menjadi kunci. Irjen Pol Agus memberikan peringatan keras kepada pengusaha angkutan barang: Kendaraan besar bersumbu tiga atau lebih dilarang keras melintas selama masa mudik dan balik.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Jalur yang sempit di beberapa titik sangat rawan mengalami hambatan jika dipaksakan dilalui kendaraan besar, belum lagi risiko kecelakaan yang mengintai.
“Kami memprioritaskan para pemudik agar perjalanan mereka aman dan lancar,” tegas jenderal bintang dua tersebut.
Mudik Aman, Hati Tenang
Dengan perpaduan teknologi udara dan ketegasan aturan di darat, diharapkan wajah mudik via Tol Bocimi tahun ini menjadi lebih modern dan minim kendala. Bagi Anda yang hendak melintasi jalur Sukabumi, pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan selalu patuhi arahan petugas yang kini dipandu oleh kecanggihan “mata elang” di atas sana.
Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan!
Tanto

