Klaten

Tahun 2026, BAZNAS Klaten Siap Adakan Pelatihan Satpam, Montir hingga Operasi Bibir Sumbing Gratis

KLATEN, POSKITA.co – Kembali pengurus BAZNAS Kabupaten Klaten telah menyalurkan zakat untuk pemberdayaan masyarakat dhuafa lewat pelatihan memasak dan sekaligus memberikan bahan dan alat memasak. Penyerahan bahan dan alat memasak diserahkan di kantor BAZNAS Klaten, Rabu (31/12/2025) pagi.

Setidaknya total penerima manfaat zakat pemberdayaan masyarakat dhuafa dengan pelatihan tata boga ada 77 orang yang kebanyakan ibu-ibu. Penyerahan alat dan bahan memasak ini dilakukan olek Wakil Ketua II BAZNAS Klaten H. Ahmad Aydi Sunani, SAg. Ada beberapa staf BAZNAS Klaten ikut mendampingi, yaitu Hendri Trisnawan, Galuh Dayinta dan staf lainnya.

“Jadi BAZNAS Klaten saat ini memberikan kemanfaatan zakat kepada 38 ibu-ibu dhuafa dengan memberikan alat dan bahan memasak. Sebelumnya mereka mengikuti pelatihan tata boga yang berada di Banyuaeng, Karangnongko. Jangan melihat nilai besarnya nilai materinya, akan tetapi kemanfaatan zakat, infak, sedekah dan melayani masyarakat bisa naik kelas,” jelas Ahmad Aydi Sunani.

Untuk total zakat, infak dan sedekah dimanfaatkan dalam pelatihan tata boga tahun 2025 senilai Rp51.050.000,- dan pengadaan alat dan bahan memasak atau tata boga tahun 2025 ini nilai totalnya ada Rp45.600.000,-. Dengan lokasi pelatihannya di LPK Yurina Banyuaeng, Karangnongko, Klaten dengan mentornya Ibu Rubiyem (guru tata boga purna tugas dari SMKN 3 Klaten).

Kebetulan yang ikut dalam pelatihan dan menerima manfaat zakat, infak dan sedekah gelombang 2 ini adalah kebanyakan ibu-ibu dari Kawedanan Delanggu, Jatinom dan Pedan. Untuk gelombang 1 dulu sudah diberikan kepada 39 orang yang terdiri dari warga di Kawedanan Gondang dan Kota. Dan LPK yang memberikan pelatihan dalah LPK Barokah Karangnongko.

Salah satu warga yang menerima manfaat bantuan alat dan bahan memasak atau usaha mandiri tata boga, Ana Putri Krisnawati (34 th), alamat Kajen, Ceper, mengaku senang bisa mendapatkan pelatihan dan bantuan alat atau bahan wirausaha memasak. Rencananya, dia akan melanjutkan usaha membuat kue dan bisa mandiri.

“Terima kasih BAZMAS Klaten atas bantuan alat dan bantuan bahan memasak. Semoga menambah semangat kami dalam berwirausaha dan bermanfaat. Kami akan membangun usaha yang bermanfaat dan tentunya ke depan bisa mandiri. Terima kasih BAZNAS Klaten,” ujar Putri Krisnawati.

Aydi Sunani menambahkan, rencana tahun 2026 ini banyak program menarik dan banyak nilai kemanfaatannya. Antara lain BAZNAS Klaten akan mengadakan pelatihan Satpam, montir atau nyetir mobil, operasi bibir sumbing gratis, khitanan massal, BAZNAS mantu, dan lainnya.

Galih Dayinta, staf BAZNAS Klaten tunjukkan bahan dan alat memasak yang diberikan dari hasil infak dan sedekah BAZNAS Klaten 2025.

“BAZNAS Klaten berusaha memberikan pelatihan terkait pengembangan pemberdayaan ekonomi. Pada tahun 2026 ini, akan ada pelatihan tukang, bantuan operasi bibir sumbing gratis dan lainnya. Operasi bibir sumbing gratis ini targetnya sekitar 30-50 warga dan cacat sejak lahir. Dan membikin kami trenyuh, yang terkena bibir sumbing itu kebanyakan dari ekononi Bawah atau warga miskin,” ungkap Aydi Sunani.

Diinformasikan pula, pada tahun 2025 BAZNAS Klaten hanya bisa terkumpul dana zakat, infak dan sedekah sekitar Rp 6,7 milyar dan tahun 2025 ini BAZNAS Klaten bisa mengumpulkan dana Rp 7,165 milyar dan sisa tahun lalu ada Rp 1,2 milyar. Dan realisasinya di akhir tahun 2025 ini bisa tersalurkan hingga Rp 8 milyar lebih bagi ummat yang berhak.

“Seberapa besar harta yang diberikan masyarakat, segenap ASN, semuanya bermanfaat dan maslahah. Kita tahu bahwa kemiskinan di Klaten seperti apa, selain RTLH juga masih tinggi, warga miskin juga tinggi. Kita berikan solusi, membantu meringankan, beri bantuan kesehatan dan bantuan ekonomi,” pesan Aydi yang di BAZNAS Klaten sebagai Wakil Ketua II Bidang Distribusi. (Hakim)