Mahasiswa KKN UBY Pelatihan UMKM Bersama Kelompok PKK RW 03 Dusun Suden

Spread the love

Penyerahan Secara Simbolis Produk G-Debok Dari Mahasiswa KKN Ke Ketua PKK RW 03 Dusun Suden

Boyolali, Poskita.co – Kelompok 1 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Boyolali menyelenggarakan pelatihan mengenai UMKM bersama Kelompok PKK RW 03 Dusun Suden Desa Dragan Kecamatan Tamansari Kabupaten Boyolali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang telah disusun oleh mahasiswa KKN UBY kelompok 1 yang beranggotakan Rusmanto, Aisyah Nur Cahyani, Annisa Khotrunada, Cika Mariska, Dwi Yulianto, Prehatiningsih Eka Putri, Ajeng Ayu Wulandari, Sulistyaningsih, Aham Ginanjar Rahayu dengan didampingi Dosen pembimbing lapangan Bapak Dr. Joko Mardiyanto, S.H., M.H. dan Ibu Fera Tri Wulandari, S.Kom., M.Kom.

Sebagai wadah bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan pemerataan hak-hak perempuan. Kelompok PKK menginginkan adanya sebuah kegiatan pelatihan dan pemberdayaan ekonomi bagi perempuan, termasuk melalui pelatihan untuk memulai dan mengelola UMKM. Maka dari itu, kelompok 1 KKN universitas Boyolali mengadakan kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di posko KKN Kelompok 1 bertempat di RT 04 RW 03 Dusun Suden Desa Dragan Kecamatan Tamansari Kabupaten Boyolali.

Kegiatan ditujukan kepada kelompok PKK RW 03 Dusun Suden untuk membantu memulai dan mengelola UMKM sebagai bentuk pemberdayaan perempuan. Pemberdayaan yang dimaksud ialah usaha untuk menggunakan segala sumberdaya yang dimiliki baik sumberdaya manusia, Material atau uang, ataupun keterampilan untuk mencapai suatu tujuan. Pelatihan ini dilakukan untuk memberikan dukungan dan membantu anggota kelompok PKK RW 03 Dusun Suden memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memulai dan mengelola bisnis mereka dengan baik.

Pelaksanaan pelatihan yang rencananya diadakan selama 1 hari yaitu pada hari Kamis tanggal 10 Februari 2023 dikarenakan antusias anggota kelompok PKK RW 3 dusun sangat tinggi maka pelatihan dilanjutkan pada hari Jumat tanggal 12 Februari 2023 dengan fokus pada pelaksanaan produksi produk yang telah dipersiapkan untuk pelatihan yaitu pembuatan keripik dari gedebok pisang dan bubuk jahe siap seduh. Pada hari pertama peserta pelatihan ini memperoleh pengalaman dan wawasan melalui pemaparan materi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Dalam pelatihan dijelaskan berbagai hal terkait dengan UMKM, termasuk pengertian umum UMKM, Manajemen Produksi, Perhitungan HPP, Badan Hukum Usaha, dan materi Pemasaran khususnya tentang Digital Marketing.

Pada hari kedua tanggal 12 Februari 2023 materi pelatihan berfokus pada proses produksi produk keripik dari gedebok pisang dan bubuk jahe siap seduh. Antusias beserta pelatihan sangat tinggi terlebih pada produk keripik gedebok pisang yang memiliki nilai keunikan tersendiri. Keunikan tersebut berasal dari bahan baku keripik yang biasanya hanya menjadi pakan ternak sekarang dapat dijadikan keripik yang memiliki bentuk seperti makanan ringan taro, rasa keripik yang gurih dan renyah tanpa meninggalkan rasa gatal. Pemilihan keripik dengan bahan baku gedebok pisang karena bahan baku yang mudah didapat sehingga memungkikan untuk diproduksi secara kontinuitas.

Praktek Produksi Keripik Gedebok pisang

Selain produk keripik dari gedebok pisang, dilakukan juga praktek pembuatan produk Jahe bubuk siap seduh. Produk ini dibuat dari pengkristalan sari jahe dan lelehan gula pasir, yang kemudian dihaluskan. Bubuk jahe ini bisa langsung dicampur dengan air panas atau air dingin untuk menciptakan minuman jahe yang kaya akan rasa dan aroma. Jahe bubuk siap seduh memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti membantu meredakan nyeri, mencegah demam, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Minuman jahe ini juga dikenal karena khasiatnya dalam mengatasi gejala-gejala seperti sakit kepala, masuk angin, dan sakit perut.

Praktek Pembuatan Jahe Bubuk Siap Seduh

Kegiatan KKN ini berlangsung dengan lancar dan sukses, dan para peserta memberikan respon positif tentang pengalaman mereka. Mereka menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka dalam mempelajari dan meningkatkan keterampilan dalam mengelola bisnis dan dengan harapan kelompok PKK dapat memulai merintis bersama dari produk yang telah dipraktekkan. Ketua PKK RW 03 Dusun Suden Desa Dragan menyampaikan bahwa “Dengan mengikuti pelatihan, ibu² PKK Rw 03 mendapatkan ilmu yang banyak dan  pengetahuan juga. Yang dapat digunakan untuk kepentingan sendiri maupun dapat kita gunakan untuk usaha UMKM secara berkelompok.”  Kata ibu Mulyanti sebagai ketua PKK RW 03 Dusun Suden.

Kegiatan pelatihan ditutup dengan penyerahan secara simbolis produk yang telah diproduksi dari ketua kelompok 1 yaitu Rusmanto kepada ketua PKK RW 3 dusun suden Desa dragan Ibu Mulyati. Produk yang telah dipraktekkan dapat menjadi produk dari kelompok PKK RW 3 dan dapat diproduksi secara kontinuitas dan dengan kualitas yang terjaga. Produk yang diserahkan sudah berbentuk kemasan yang memiliki label dengan nama produk jahe pandan suden dan keripik G-debok. Harapannya produk dapat dilanjutkan baik menggunakan label yang sama maupun dengan kemasan yang sudah dikembangkan sendiri.

Editor: Cosmas