Penerapan Strategi Pembelajaran Diskusi Kelompok Dapat Meningkatkan Penguasaan Materi Pembelajaran Tematik

Spread the love

Oleh: Sri Hartati, S.Pd

Guru SDN Grogol 02 Kec Grogol Sukoharjo

Dalam pelaksanaan proses pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar, guru masih sering mengalami berbagai kendala dan kesulitan dalam menanamkan konsep-konsep pembelajaran Tematik kepada peserta didik. Guru tidak menggunakan strategi pembelajaran yang tepat. Guru terlalu banyak menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi pembelajaran. Penggunaan strategi pembelajaran yang tidak tepat berakibat pada perhatian, minat dan peran aktif siswa dalam proses pembelajaran menjadi rendah. Hal ini akan sangat mempengaruhi rendahnya tingkat penguasaan materi pembelajaran yang dilaksanakan.

Rendahnya tingkat penguasaan materi pembelajaran dapat diketahui dari nilai yang diperoleh peserta didik yang menunjukkan bahwa peserta didik belum menguasai materi,sehingga peserta didik banyak yang belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal )

Peran guru dalam pembelajaran Tematik mempunyai hubungan erat dengan cara mengaktifkan dan memotivasi siswa dalam belajar sehingga siswa akan mendapatkan pengalaman dalam belajar bukan sekedar menghafal. Pembelajaran dengan paradigma lama yang didominasi oleh pendekatan ekspositoris, terutama guru yang menggunakan metode ceramah akan berakibat siswa kurang aktif atau cenderung pasif. Padahal dalam proses pembelajaran keterlibatan siswa harus secara totalitas, artinya melibatkan pikiran, penglihatan, pendengaran dan psikomotor (keterampilan) sehingga penguasaan materi pembelajaran tercapai.

Berbagai hal tersebut di atas, mengisyaratkan adanya suatu permasalahan yang perlu dicari jalan keluarnya. Mengingat bahwa guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran, maka guru dituntut untuk mampu menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi dalam pembelajaran.

Dari uraian berbagai masalah tersebut diatas,maka kita harus menetapkan permasalahan yang akan diatasi yaitu penggunaan strategi pembelajaran dalam menyampaikan materi pembelajaran.

Kita memilih permasalahan tentang penggunaan strategi pembelajaran dengan alasan bahwa penggunaan strategi pembelajaran yang tepat dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna, siswa ikut aktif dan termotivasi yang pada akhirnya dapat meningkatkan penguasaan materi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi kelompok dalam pendekatan kontekstual.

Strategi Pembelajaran (Nana Sudjana dan Daeng Arifin, 1987 : 19) adalah taktik yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar agar dapat mempengaruhi para siswa mencapai tujuan pembelajaran (TIK) secara lebih efektif dan efisien. Pendapat Hasibuan (1988), “Strategi belajar mengajar adalah pola umum perbuatan guru dan murid di dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar”. Berdasarkan pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran merupakan teknik atau cara yang digunakan atau dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

Menurut Zaini, dkk (2004: 123-124), diskusi kelompok sebagai suatu bentuk pembelajaran umum adalah suatu cara pembelajaran di mana peserta didik (murid, mahasiswa) mendiskusikan (membicarakan, mencari jawaban bersama) dengan cara saling memberikan pendapatnya, kemudian disaring untuk ditemukan kesimpulan.

Menurut Ornstein, (1990:410), inti pembelajaran diskusi kelompok adalah penyelesaian tugas secara kelompok. Dalam pembelajaran diskusi kelompok terjadi musyawarah antar anggota untuk memperoleh kesamaan pandangan dalam menyelesaikan tugas,baik menyangkut prosedur kerja maupun hasil kerja. Metode diskusi kelompok dapat menyediakan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi secara aktif,sedangkan di pihak guru, kegiatan pokok adalah monitoring terhadap proses kelompok dan kemajuan belajar anggota kelompok dilakukan secara intensif. Metode diskusi kelompok dapat meningkatkan kerja kelompok dan keterampilan anak.

Penerapan strategi pembelajaran diskusi       kelompok dalam pembelajaran tematik  perlu diterapkan dalam pembelajaran sekarang, karena sejauh ini pendidikan masih banyak dilakukan dengan pandangan bahwa pengetahuan sebagai perangkat fakta-fakta yang harus dihafal. Hal ini menjadikan fungsi dan peran guru dominan sedangkan siswa pasif dan tidak kreatif. Melalui penerapan strategi pembelajaran diskusi kelompok dalam pembelajaran tematik peserta didik diharapkan belajar dengan cara mengalami sendiri bukan hanya hafalan.

Untuk mencapai tujuan, setiap kegiatan seseorang selalu diikuti dengan pengukuran dan penilaian. Demikian juga dengan proses pembelajaran. Surtinah Tirto Negoro ( 2001 : 145 ) menyatakan bahwa penguasaan materi adalah hasil dari pengukuran serta penilaian usaha belajar.

Menurut Purwadarminto ( 1984 : 766 ) penguasaan materi berarti hasil yang dicapai anak sebagai hasil belajar.

Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa penguasaan materi dalam pembelajaran merupakan hasil yang dicapai peserta didik berkat adanya usaha dan latihan. Sedangkan untuk mengetahui hasil atau prestasi peserta didik perlu diadakan tes atau evaluasi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui hasil yang telah dicapai peserta didik, hal ini untuk mengetahui sejauh mana siswa dalam menerima atau memahami pembelajaran yang telah diterimanya.

Dengan adanya penerapan  strategi pembelajaran diskusi kelompok dalam pembelajaran tematik diharapkan dapat meningkatkanpenguasaan materi pembelajaran tematik.(*)

Editor: Cosmas