PAMERAN TUNGGAL SENI PATUNG “GALUR” Drs. EFFY INDRATMO,NS,M.Sn

Spread the love

Poskita.co Solo. Pameran bertajuk GALUR ini merupakan pameran tunggal seni patung Effy Indratmo yang menampilkan karya-karya yang menjadi titik pencapaian estetik dan artistik sebagai seniman Indonesia, sekaligus, diikhtiarkan sebagai bagian dari acara purna tugas pengabdian di FSRD ISI Surakarta selama lebih dari 30 tahun. Pencapaian kekaryaan yang kuat dalam tradisi formalisme seni patung modern, telah menempatkan beliau sebagai salah satu pematung penting Indonesia, hal yang dapat dilihat dari produktivitas kekaryaan, kepekaan atas medium dan kepiawaian tersendiri dalam pengolahan material, serta pengakuan dalam beragam kompetisi seni patung nasional. Melalui jejak kekaryaan Effy Indratmo, dapat kita lihat sejauhmana perkembangan seni patung di Indonesia menemukan dinamika praktik maupun konseptual, untuk itu, posisi beliau tentu tidak dapat diabaikan begitu saja. Dalam karier akademik, apa yang telah dilakukan beliau sesungguhnya telah meletakkan dasar penting dalam perkembangan pembelajaran dan pengetahuan seni patung secara khusus, dan trimatra secara umum dalam kawah pendidikan ISI Surakarta. Cara pandang dan praktik kesenian yang telah ditularkan kepada para alumni dan mahasiswa, tentu menjadi capaian penting dalam mengarahkan perahu institusi pendidikan seni ini.
Effy Indratmo lahir di Surakarta pada tanggal 11 Februari 1956. Memperoleh pendidikan S1 dari Seni rupa UNS dan jenjang S2 dari Program Pascasarjana Pengkajian Seni Rupa ISI Surakarta. Selama berkarir sebagai dosen di Jurusan Seni Murni FSRD ISI Surakarta, Effi Indratmo aktif mengikuti pameran baik lokal, nasional, maupun internasional. Selain itu juga aktif menjadi juri berbagai acara juga menjadi narasumber berbagai seminar dan workshop. Pameran ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meletakkan kembali pemikiran dan pencapaipan estetik Effy Indratmo ini. Menggunakan istilah GALUR yang berartikan ‘alur’, ‘jalur’, ‘lekuk memanjang’, pameran ini mengambil tajuk dengan melihat pada karakteristik karya beliau yang kental dengan permainan komposisi gurat dan lekuk bidang yang membangun gesture. Ciri fraktal dan taktil yang dapat kita amati dari seluruh karya artistik beliau. Hal yang senada ketika kita melihat makna istilah ‘galur’ ini sendiri, sebagai sebuah upaya untuk menelisik pada akar, menggali pondasi, menelusur sejarah, sebuah susur-masa. Di sisi lain, dalam istilah Jawa ‘galur’ sendiri diartikan sebagai jalur pondasi bangunan rumah. Berpijak dari gagasan keseluruhan, pameran ini mengambil mengambil format susur masa, untuk melacak sejauhmana dinamika kekaryaan Effy Indratmo dalam capaian estetik dan artistik seni patung modern Indonesia secara umum, yang menjadi jejak pemikiran penting dalam capaian estetika kampus seni ISI Surakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *