Cegah Stunting, Kantin Balita Cempaka Desa Glodogan Klaten Selatan Diresmikan

Spread the love

 

KLATEN, POSKITA.co – Upaya meningkatkan kesehatan, termasuk memberikan asupan makanan bergizi sejak bayi ada dalam kandungan sampai bayi berusia 2 tahunan, harus tetap dijaga dengan baik. Jangan sampai ada balita yang mengalami pertumbuhan stunting akibat kurang mendapatkan asupan makanan tambahan bergizi.

Untuk itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny Atiek Jaka Sawaldi mengajak segenap pengurus TP PKK tingkat Kecamatan sampai Desa/Kelurahan, untuk menggelorakan pengurus Posyandu mendirikan kantin atau warung balita untuk memudahkan mendapatkan asupan gizi balita. Tahun 2015 lalu, kata Atiek, TP PKK Desa Pandes, Kecamatan Wedi, telah mempeloporinya.

Hal ini dikatakan Atiek Jaka Sawaldi usai meresmikan atau melaunching Kantin Balita Cempaka Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Jumat pagi lalu (13/11/2020). Setelah peresmian kantin balita Cempaka di Desa Glodogan ini, Posyandu TP PKK Desa lainnya bisa menyusul melakukan agenda yang sama.

Ikut hadir menyaksikan peresmian kantin ini Camat Klaten Selatan Joko Hendrawan SH MM, Kades Glodogan Zaenal Arifin, Kepala Puskesmas Klaten Selatan drg E Dwi Atmanti Nuswantari, Ketua TP PKK Kecamatan Klaten Selatan Ny Nindya Joko Hendrawan, dan Ketua TP Desa Glodogan Ny Maryati Zainal Arifin.

Sejumlah pengurus TP PKK Kabupaten Klaten juga mendampingi Ny Atiek meresmikan kantin balita yang kali kedua se Kabupaten Klaten ini berdiri, yaitu Ny Lexy Roekmito, Ny Kis Cahyono, dan Ny Widowati Agus Suprapto. Kebersamaan dan kekompakan pengurus TP PKK Kabupaten Klaten selalu tampak dan dirasakan dalam setiap kegiatan.

“Semoga TP PKK Desa lainnya juga bisa mencontoh pendirian kantin-kantin balita lainnya demi mewujudkan balita yang sehat, terhindar dari stunting. TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa atau Kelurahan, wajib mendukung upaya Posyandu untuk bersama-sama mencegah stunting dengan pemberian gizi yang baik bagi balita,” pesan Atiek.

Sementara Ketua TP PKK Desa Glodogan Ny Maryati dalam sambutannya menyatakan, TP PKK Desa Glodogan setelah mengikuti pelatihan pengolahan makanan bergizi, sepakat mendirikan kantin balita dengan mendapatkan dukungan dari Pemdes Glodogan. Kantin balita Cempaka ini buka dua minggu sekali yang dipusatkan di Perum Glodogan Indah yang dikenal padat penduduknya.

Tujuan pendirian kantin balita ini, kata Maryati, demi tercukupinya pemenuhan gizi bayi dan balita setelah pemberian ASI eksklusif. Masa tumbuh berkembang bayi selain pemberian ASI eksklusif, dari usia 6 bulan sampai 2 tahun. Kalau dalam masa ini bayi tidak bisa terpenuhi gizinya, maka berakibat fatal bayi akan mengalami stunting.

Ny Atiek Jaka Sawaldi berkenan meresmikan kantin balita Cempakan Desa Glodogan, Jumat pagi (13/11).

“Kita ikut prihatin jika ada bayi yang stunting, maka TP PKK Desa Glodogan sepakat bersatu mengelola kantin balita ini demi pencegahan stunting. Data per Oktober 2020, di Desa Glodogan ini ada bayi gizi kurang sebanyak 10 anak, bayi stunting ada 9 anak, dan 2 anak mengalami gizi buruk,” ujar Maryati.

Ketua TP PKK Kecamatan Klaten Selatan, Ny Nindya Joko Hendrawan menambahkan, semua pengurus TP PKK Desa/Kelurahan se Kecamatan Klaten Selatan diarahkan mendirikan kantin balita serupa demi mencegah stunting. Kalau ada bayi lahir dalalm kondisi gizi buruk dan stunting, hal ini sangat memprihatinkan.

Nindya mengingatkan, mencegah stunting itu penting. Para Kades diharapkan ikut mensupport dalam pendirian atau membuat warung dan kantin balita di masing-masing Posyandu. Asupan gizi baik dikawal semenjak telur dibuahi dalam rahim, masa janin, setelah lahir atau balita dan memasuki remaja.

“Gizi seimbang harus terpenuhi 4 unsur gizi, yaitu karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan sayuran. Ayo, kapan lagi, semakin banyak kantin balita, harapannya stunting bisa kita cegah,” ungkap Nindya. (Hakim)

Caption Foto Atas:
Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny Nindya Jaka Sawaldi bersama pejabat lainnya salam kompak cegah stunting di balai desa Glodogan.