Tips dan Strategi Agar Lolos PKM Kemenristekdikti

Spread the love

SALATIGA, POSKITA.co – Untuk mengikuti lokakarya metode penelitian kuantitatif ratusan mahasiswa dari Prodi Sosiologi, Prodi Hubungan Internasional dan Prodi Ilmu Komunikasi memenuhi Gedung FKIP lt. 1 Kampus UKSW Salatiga Rabu (20/03/2019) dimulai jam 10.00 – 12.00 WIB.

Sebagai narasumber, Basnendar Herry Prilosadoso (Dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta) dengan materi Menyusun Proposal Asik dan Menarik yang memberi materi seputar tentang strategi penyusunan judul yang unik dan menarik, tata tulis, serta evaluasi administrasi penyusunan proposal PKM-P (Penelitian Sosial Humaniora) dalam kegiatan bertajuk Lokakarya Metode Penelitian Kuantitatif, Strategi Memenangkan PKM-P Kemenristekdikti juga sebagai bagian tugas mata kuliah Metode Penelitian Kuantitatif untuk Semester IV.

Dia menjelaskan, proposal PKM-P sebagai salah satu kompetisi dari Kemenristekdikti yang diikuti ribuan proposal dari mahasiswa seluruh Indonesia, maka agar bisa lolos diperlukan kiat dan strategi agar proposal menjadi layak didanai.

Memberikan contoh baik proposal yang lolos maupun yang tidak lolos beserta alasan-alasannya juga mereview proposal dari mahasiswa FISKOM UKSW Salatiga untuk mengetahui yang salah, masih belum maksimal dan yang layak untuk tema proposal diangkat, jelasnya.

Selain itu, kegiatan bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menyusun proposal untk diajukan PKM Kemenristekdikti Tahun 2019 ini, sehingga mahasiswa FISKOM (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi) juga bisa meraih prestasi dengan meraih dan lolos didanai oleh Kemenristekdikti.

Dewi Kartika Sari, Ketua Penyelenggara, menjelaskan, kegiatan tersebut diadakan karena melihat kebutuhan untuk mengembangkan skill dan knowledge mahasiswa terkait dengan pengalaman penelitian khususnya penelitian yang diarahkan untuk penulisan PKM Kemenristekdikti.

Dari kegiatan ini diperoleh wawasan, pengetahuan dan keterampilan untuk membuat proposal yang disesuaikan dengan standar PKM Kemenristekdikti.

Tujuan kegiatan ini untuk menciptakan iklim penelitian atau iklim ilmiah bagi mahasiswa dan dosen di lingkungan Fakultas. Secara lebih khusus menciptakan iklim penelitian PKM-P standar Kemenristekdikti, pungkasnya. (ARYADI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *