Rejo dan Warga Blulukan Nonbar Debat Capres Bersama Pedagang Keliling

Spread the love

SOLO, POSKITA.co – Warga dan relawan Jokowi menonton bersama debat presiden bertemankan pedagang keliling di Balai Desa Blulukan, Karanganyar. Tidak hanya itu, hujan mengguyur deras para warga desa tersebut menikmati makanan tradisional khas Solo yang disajikan pedagang keliling.

Dari pantauan, nonton bareng debat capres dan wapres banyak sekali digelar di Kota Solo dari komunitas hingga relawan. Kali ini warga desa Blulukan dan pedagang sekitar balai desa difasilitasi relawan menonton bareng. Tidak ingin memontum suasana hujan yang mengguyur sejak sore maka para pedagang menyajikan menu cuma-cuma dari minuman penghangat tradisional.

Seperti yang disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Propinsi Jawa Tengah Relawan Joko Widodo, Lily Budi Riyanto, kalau acara ini bersama warga sekitar balai desa. Yang dilakukannya untuk memfasilitasi warga yang ingin melihat debat dan mendukung capres 01. Lantas dirinya dan tim relawan yang menggunakan batik lurik khas jawa ini merupakan simbol pengabdian dari para rakyat kepada pimpin.

“Saya suka kebijakan membagi 5 juta prona atau sertifikat baru. Ini belum KIP maupun kartu sehat. Dan ini terbukti dan tidak bisa dibohongi. Alasan di balai desa, supaya merakyat dan tidak harus tempat mewah. Bahkan kita dekati masyarakat atau desa seperti belum ada internet,” jelasnya.

Secara terpisah, Posko pemenangan Jalan Letjen Suprapto, Sumber, Banjarsari, Solo menerima kejutan dari ibunda Jokowi, ibu Sudjiatmi. Kejutan ini dikatakan Sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Banjarsari, Heni Prihartoyo, kalau berupa snack yang dikirim melalui supirnya.

Snack yang dikirim berupa kacang mete dan roti putri salju. Kita juga menerima banyak kiriman makanan dari relawan,” kata dia.

Nobar debat kedua ini hanya dihadiri belasan relawaan di kantor Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi. Kantor yang berseberangan pos pemenangan Jokowi Maaruf kalau menyediakan hidangan makanan gratis berupa kacang, kripik dan gorengan.

“Kita awalnya menargerkan jumlah penonton nobar debat capres-cawapres kedua sebanyak 150 orang. Namun, karena faktor cuaca hujan tidak banyak yang datang,” ujar Ketua Pelaksana Pusat Harian BPN Prabowo-Sandi, Agus Said. (Agung Santoso)

Caption Foto:
Pedagang keliling menemani warga dalam menonton bersama Debat Presiden di Desa Blulukan Karanganyar, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *