Keluarga Korban Hadiri Olah TKP

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Pasca kecelakaan yang menewaskan Eko Prasetio (28), anak menantu anggota polisi, Polresta Surakarta melakukan olah TKP di Jalan KS Tubun, Jumat (24/8). Dalam olah TKP tersebut dihadiri keluarga korban. Keluarga korban yang hadir diantaranya ayah korban, Suharto, dan istri korban Dahlia Antari Wulaningrum. Selain dihadiri oleh pihak keluarga, olah TKP juga didatangi oleh warga sekitar yang ingin menyaksikan secara langsung.

Olah TKP yang dimulai pukul 07.47, dimulai dengan pengukuran jarak terakhir terjadi cekcok antara korban dan tersangka, Iwan Adranacus (40) di perempatan jalan Adi Sucipto. Pengukuran dilakukan dengan memberikan tanda hingga lokasi di mana korban tergeletak dan meninggal dunia.
Selain pengukuran, tim dari Traffic Accident Analysis (TAA) juga melakukan pemotretan dan perekaman video menggunakan drone.

Untuk memperlancar jalannya olah TKP, untuk sementara jalan KS Tubun dilakukan penutupan. Penutupan akan berlangsung hingga proses olah TKP rampung dilakukan. Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, olah TKP selain dari Ditlantas Polda juga menghadirkan Tim Inafis dan Labfor Polda Jateng.

Menurutnya, olah TKP dilakukan untuk memperkuat dalam pembuktian perkara yang sedang ditangani penyidik Satreskrim.
Kapolresta juga meminta kepada semua pihak agar tidak mempolitisir kasus ini.

“Kasus ini jangan dipolitisir dan menjurus ke SARA, karena sudah ditangani secara transparan dan profesional dengan menjerat tersangka dalam kasus pembunuhan,” tegasnya.

Orang tua korban, Suharto, mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Selain itu, Suharto juga meminta agar kasus yang menyebabkan anaknya meninggal tidak dipolitisir dan tidak memperkeruh suasana Kota Solo yang aman dan kondusif.

“Kami sudah mengiklaskan dan kami menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Kami mohon agar kasus ini tidak dipolitisir,” ungkapnya. (anto)

Caption Foto:
Olah TKP tewasnya pengendara motor, Eko Prasetyo, yang ditabrak Iwan Adranacus di jalan KS Tubun, Jumat (24/8).