Bawaslu Klaten Sudah Dilantik di Jakarta, Tetap Netral dan All Out Bekerja

Spread the love

JAKARTA (poskita.co) – Lega rasanya terpilih kembali menjadi satu dari lima anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klaten. Hal ini dirasakan Azib Triyanto, anggota Panwaskab Klaten usai dilantik Ketua Bawaslu RI, Abhan.

Kata Azib, acara pelantikan dilakukan di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu pagi (15/8/2018). Dihubungi lewat handphonenya, Azib yang tinggal di Desa Talang, Kecamatan Bayat, Klaten ini menyatakan kesiapan dalam tugas sebagai anggota Bawaslu untuk 5 tahun ke depan.

“Puji syukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Bawaslu Kabupaten Klaten telah dilantik di Jakarta. Selain saya, ada Mas Arif Fatkhurrahman yang sebelumnya Ketua Panwaskab Klaten. Lalu ada Tri Hastuti yang sebelumnya juga anggota Panwaskab Klaten, Dina Nur Hidayati dan Muhammad Milkan,” jelas Azib.

Hal senada juga dikatakan Arif Fatkhurrahman lewat ponselnya, untuk tugas dan pokok fungsi Bawaslu akan dilaksanakan dengan all out dan dedikasi tinggi. Loyalitas sebagai komisioner Bawaslu Kabupaten Klaten akan terus dijunjung tinggi.

Banyak sebenarnya calon Bawaslu yang ikut seleksi dan Bawaslu Kabupaten Klaten telah terpilih dan dilantik oleh Bawaslu RI. Pelantikan Bawaslu serentak digelar untuk seluruh Kabupaten/Kota se Indonesia di Jakarta ini dengan total 1914 orang.

“Untuk tiga orang Bawaslu merupakan Panwaskab Klaten periode 2017-2018 dan dua orang lagi anggota Panwascam Cawas dan seorang akademisi. Sesuai pesan Ketua Bawaslu RI, Abhan, para anggota Bawaslu kabupaten/kota bisa mengemban amanah sebaik-baiknya. Dan Bawaslu ini merupakan era baru dan bersifat permanen dengan masa kerja lima tahun,” ujar Arif.

Dengan wajah ceria, lima komisioner Bawaslu Klaten siap bekerja all out sukseskan tugas Pengawasan Pemilu.

Para anggota Bawaslu kabupaten/kota telah dipilih, karena dipandang memenuhi syarat undang-undang dan juga punya kualifikasi. Proses seleksi memang panjang, tapi semua dijalani dengan senang hati dan perasaan bangga.

Arif menambahkan, selain itu juga ada kompetensi melalui seleksi dan evaluasi yang sangat ketat mulai ujian CAT, psikotes, tes kesehatan cek jasmani-rohani dan tes lainnya. Proses seleksi Bawaslu tetap transparan dan profesional.

“Tantangan Bawaslu sudah ada di depan mata dan Pemilu 2019 adalah tantangan pertama. Bagi Bawaslu, pemilu harus berintegritas, adil, jujur, akuntabel dan transparan. Bawaslu tetap netral, tidak memihak pada calon legislatif atau calon presiden manapun,” ujar Arif mantap. (aha)

Caption Foto Atas:
Lima orang komisioner Bawaslu Kabupaten Klaten foto bersama usai dilantik Bawaslu RI di Jakarta, Rabu pagi, 15 Agustus 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *