Rampok Nasabah Bank Diringkus

Spread the love

SRAGEN (poskita.co) – Jajaran Satreskrim Polres Sragen berhasil menangkap komplotan pelaku pencurian spesialis nasabah bank. Dari data yang dihimpun sementara, pelaku berasal dari luar Sragen. Modus mereka yakni dengan membuntuti korban dan merusak ban mobil korban.

Aksi para pelaku ini tercium polisi pada Rabu (4/10) kemarin sekitar pukul 12.50. Awalnya anggota polisi Polres Sragen mencurigai dua orang yang mengendarai Sepeda Motor Yamaha Jupiter MX warna biru hitam dengan nopol F 6256 QN.

Dari informasi yang beredar, mereka menusuk Ban  mobil sedan Toyota Nopol AD-8070-AN di Jalan KS. Tubun, tepatnya simpang tiga kampung Kuwungsari, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya Tim Polres Sragen melaksanakan pemantauan di bank-bank yang ada di Kota Sragen. Sampai kemudian pukul 12.45, petugas kepolisian mendapatkan informasi bahwa 2 orang yang mengendarai  motor Jupiter parkir di depan warung makan Bu Uti.

Dalam pengawasan polisi, dua orang pelaku berpencar, satu orang menunggu di motor dan  yang lainnya orang masuk di dalam Bank BCA mengawasi korban Tito Setyo Budi, 60, warga Puro Asri D3-3 RT. 21/07 Desa Puro, Kecamatan Karangmalang.

Sebelum melakukan aksinya, lantas petugas langsung meringkus kedua tersangka. Dari keterangan identitas tersangka yakni Revolusi, 28, Warga Jatimulyo RT. 004/002 Desa Jatimulyo Kecamatan Balitbang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komiring Ulu Timur, Sumatra Selatan. Makmur Arya Dinata, 40, warga Perum Puri Indah RT. 04/04 Kelurahan Lubuk Harjo Kecamatan Balitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komiring Ulu Timur.

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Dimas Bagus Pandoyo Kamis (5/10) menyampaikan gerak-gerik mereka mencurigakan lantas dicurigai akan melakukan tindak kejahatan. Kasat Reskrim menyampaikan masih ada kemungkinan 2 pelaku lagi yang berhasil kabur.

”Modusnya dengan menusuk ban mobil, saat korban keluar dan panik, uang yang ada di mobil dibawa lari, kurang lebih seperti itu, ini termasuk curat, bukan curas (Perampokan,red),” terangnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman. (cartens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *