33 Linmas Desa Sabranglor Diberdayakan Jadi “Resepsionis”

Spread the love

KLATEN (poskita.co) – Ada pemandangan berbeda di kantor Balai Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Klaten. Selama ini perjalanan Pemdes Sabranglor, belum pernah ada keterlibatan anggota Linmas sebagai “Resespsionis” atau juru absen dengan mendata tamu yang datang ke balai desa. Juga dapat tugas sebagai pembantu pelayanan jika ada kegiatan desa atau kecamatan.

Saat wartawan singgah di balai desa ini, dengan sangat Purjimin (62 th), anggota Linmas minta data diri terkait nama, asal instansi dan tujuan datang ke kantor balai desa Sabranglor. Dengan memegang sebuah pulpen, anggota Linmas yang puluhan tahun mengabdi ini mencatat nama wartawan.

“Saya dan kawan-kawan anggota Linmas di Desa Sabranglor ini kurang diberdayakan, paling hanya diundang untuk pengamanan acara pengajian atau pernihahan warga. Dengan dapat tugas mengabsen tamu yang datang ke balai desa ini, posisi kami seperti diuwongke meneh. Diberdayakan lagi,” jelas Patjimin.

Kepala Desa Sabranglor Sri Giyatna SPd mengaku senang dan sengaja peran anggota Linmas akan selalu diberdayakan. Selain itu, pelayanan di balai desa Sabranglor bisa lebih tertata rapi.

“Hal ini merupakan ide saya untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Itu hati nurani dan anggota Linmas yang rata-rata usianya di atas 40 tahun, tetep enerjik, semangat dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sri Giyatna yang didampingi Sigit Kusmiyanto (akur Pembangunan) dan Harun Sutopo (Kaur Umum).

Anggota Linmas di Desa Sabranglor ini ada 33 orang dan dijadwal bergantian untuk duduk di kursi yang ada di depan ruang balai desa dari jam 08.00 WIB sampai 12.30 WIB. Untuk sementara, kades, perangkat dan linmas tetap seadanya, belum dianggarkan. Sementara ini, jelas Giyatna, tidak ada ingon atau anggaran makan siang dan ke depan akan dianggarkan. (aha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *